Microsoft Sebut Copilot Hanya untuk Hiburan? Ini Fakta di Balik Terms of Service-nya

Baru baru ini Microsoft kembali menjadi sorotan, bukan karena fitur baru atau kabar terkait Microslop, namun isi dari Terms of Service (ToS) dari asisten AI mereka, Microsoft Copilot.

Jadi kawan kawan, dalam dokumen resminya, Microsoft secara eksplisit menyebut bahwa Copilot ditujukan hanya untuk tujuan hiburan (entertainment purposes only) yang tentu pernyataan ini langsung memicu perhatian dari komunitas keamanan dan enterprise.

Nah dalam halaman Terms of Service-nya, Microsoft memang menjelaskan bahwa Copilot bisa membuat kesalahan, tidak selalu bekerja sesuai harapan dan tidak boleh dijadikan dasar untuk keputusan penting, bahkan Microsoft juga menyatakan bahwa mereka tidak memberikan jaminan apa pun terhadap hasil output Copilot termasuk potensi pelanggaran hak cipta dan resiko terhadap privasi.

TONTON JUGA:

Yang menjadi menarik adalah karena disisi lain, Microsoft justru memasarkan Copilot sebagai alat produktifitas canggih dan sudah terintegrasi dengan berbagai layanan populer mereka seperti Word, Excel dan Outlook, bahkan hingga ke Github.

Oleh karena itu, banyak perusahaan mulai menggunakan layanan ini dan rela mengeluarkan dana sekitar $30 per pengguna per bulan karena klaim Microsoft, Copilot ini mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja.

Namun di sisi hukum, dokumen ToS yang dibagikan justru menyatakan bahwa Copilot ternyata ditujukan hanya untuk hiburan dan semua risiko penggunaan tetap berada di tangan pengguna.

Tapi kenapa ditulis “Hanya untuk Hiburan”?

Bisa dibilang kemungkinan ini untuk mengindari tanggung jawab hukum atau lebih tepatnya ke perlindungan hukum (legal disclaimer) dari Microsoft.

AI seperti Copilot bisa salah, bisa berhalusinasi atau ngarang, bisa memberikan info yang tidak akurat dan jika Microsoft tidak memberikan disclaimer itu, pengguna bisa pakai Copilot untuk keputusan bisnis, membuat kontrak hukum atau generate kode bermasalah, nah Microsoft tentu bisa dituntut secara hukum.

Tapi jika diberi label “untuk hiburan”, jika dituntut mereka mungkin akan bilang, “loh Copilot kan hanya untuk hiburan, bukan untuk bikin keputusan pasti”, terdengar sangat masuk akal bukan?.

Kurang lebih mungkin seperti itu alasan kenapa pada halaman Terms of Service, Microsoft menyebut Copilot entertainment purposes only, tapi bagaimana menurutmu? komen dibawah dan berikan pendapatmu guys.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation