Microsoft Tak Tertarik Lawan MacBook Neo, Surface Pilih Fokus di Kelas Premium

Beberapa bulan kebelakang ini kita sudah membahas mengenai MacBook Neo yang memang sering kali dibandingkan dengan laptop Windows terutama dari sisi performa dan build quality.

Baca Juga : Apple Resmi Perkenalkan MacBook Neo, Laptop Mac Paling Murah Mulai $599

Nah terkait hal tersebut, jika kamu berharap Microsoft bakal merilis Surface murah untuk melawan MacBook Neo, sepertinya harapan tersebut belum akan terwujud dalam waktu dekat guys.

Jadi, dalam wawancara dengan Windows Central, Surface CVP Brett Ostrum menjelaskan bahwa Microsoft tidak merasa Surface harus masuk ke setiap kategori laptop. Menurutnya, pasar laptop dengan harga lebih terjangkau sudah bisa ditangani oleh para Windows OEM (seperti Asus, Acer dan Brand lainnya)

TONTON JUGA:

Microsoft Sengaja Membiarkan OEM Bertarung

Nah selain itu, Microsoft sebenarnya sudah mengetahui kehadiran MacBook Neo jauh sebelum perangkat tersebut dirilis, namun mereka kabarnya memilih tidak membuat Surface khusus untuk melawannya.

Alasannya cukup sederhana, Microsoft menilai partner seperti Dell, ASUS, Lenovo, dan OEM lainnya sudah mampu menyediakan perangkat Windows dengan harga lebih terjangkau. Bahkan saat ini sudah ada laptop seperti Dell XPS 13 dan ASUS ZenBook 14 yang bermain di rentang harga serupa.

 "The reason we've never shipped a gaming PC is because OEMs do just fine in that space. They've done fine; they meet the customer needs; there's not a benefit for Surface to go into that space ... We knew Neo was coming long before it showed up. And so part of the question is, does Surface need to play a role relative to Neo? It wasn't a surprise. We chose to let the OEMs play in that space to deliver lower-priced devices."

Surface Tidak Harus Ada di Semua Kelas

Menurut Ostrum, Microsoft juga menggunakan pendekatan yang sama pada gaming PC, dimana Surface tidak pernah membuat gaming PC karena OEM sudah memenuhi kebutuhan tersebut.

Dan menurut WinPoin, ini justru membuat posisi Surface menjadi lebih jelas, karena Microsoft tampaknya tidak ingin Surface menjadi merek yang harus punya semua jenis laptop dari harga murah sampai gaming.

Mereka lebih memilih menjadikan Surface sebagai premium showcase untuk Windows, dimana saat ini lineup Surface bahkan disebut memiliki tiga kategori, yaitu Entry Premium, Premium, dan Ultra Premium, dengan kelas Entry Premium saja sudah berada di atas $1.000.

Bagaimana dengan Surface Murah?

Nah sebenarnya Microsoft pernah bermain di segmen tersebut melalui Surface Go dan Surface Laptop Go, yang dulu bisa ditemukan dengan harga di bawah $600.

Namun sekarang strategi Surface sudah berubah dan fokusnya lebih mengarah ke perangkat premium, termasuk Surface Laptop Ultra, dan menariknya, Ostrum juga tidak menutup kemungkinan Microsoft mempertimbangkan segmen tersebut di masa depan, jadi bisa dibilang pintunya belum benar-benar ditutup.

Tapi untuk sekarang, sepertinya Microsoft memang punya prinsip sederhana Surface tidak harus bermain di semua kelas.

Nah bagaimana menurutmu mengenai hal ini? komen dibawah guys. Dan yang pasti sih, jika Surface masuk ke kelas yang sama dengan MacBook Neo, apakah mungkin spesifikasinya akan sesuai dan mampu menjalankan Windows dengan efisien? mengingat mungkin kendala yang akan terjadi justru dari OS itu sendiri yang kita tahu Windows 11 itu terkenal boros dengan resource.

Tapi komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.

Via : Windows Central


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Komentar

Memuat komentar…