Sebelumnya bagi yang kurang suka dengan Windows Defender (kini bernama Microsoft Defender) di Windows 10, pengguna bisa menonaktifkannya secara paksa melalui Registry Editor dengan mengatur Value Data dari DisableAntiSpyware yang terletak di HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows Defender dan mengubahnya dari nilai 0 ke 1.

Namun terkait hal tersebut, baru baru ini seperti dilansir dari Windows Latest, kemampuan untuk menonaktifkan Microsoft Defender via Registry tersebut tampaknya sudah tidak dapat lagi dilakukan, karena dalam update terbarunya, Microsoft telah menghapus Registry Key DisableAntiSpyware.

Menurut Microsoft, perubahan ini mulai diterapkan dengan Microsoft Defender Antimalware versi 4.18.2007.8 atau yang lebih tinggi yang dibawa dengan update KB4052623.

“This setting is discontinued and will be ignored on client devices, as of the August 2020 (version 4.18.2007.8) update to Microsoft Defender Antivirus,” Kata Microsoft.

Namun meskipun opsi via Registry telah dihapus, pengguna masih dapat menonaktifkan (DisableAntiSpyware) melalui Local Group Policy Editor yang terletak di Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Microsoft Defender Antivirus, dan selanjutnya set Turn off Microsoft Defender Antivirus policy.

Namun perlu diketahui juga bahwa jika pengguna menggunakan Antivirus Pihak ketiga, Microsoft Defender akan dinonaktifkan secara default, jadi menonaktifkan via Registry Editor atau Local Group Policy Editor tidak perlu lagi dilakukan.

Nah apakah kamu pengguna Microsoft Defender? komen dibawah guys.

Via : Windows Latest

  Perang Mid-Range! vivo X50 vs Samsung Galaxy A71 vs OPPO Reno4  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.