Pangsa Pasar Smartphone Samsung dan Sony Terus Menurun

Setahun terakhir ini merupakan tahun yang kurang baik bagi divisi mobile dua perusahaan raksasa, Samsung dan Sony. Kedua produsen besar smartphone tersebut sama-sama mengalami penurunan pangsa pasar, penjualan, dan juga keuntungan.

Samsung misalnya, dalam kuarter terakhir kemarin keuntungan total mereka turun hingga 32 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Bahkan khusus untuk divisi smartphone keuntungan mereka terjun bebas hingga 64 persen.

Penurunan ini dikarenakan turunnya pembelian device Samsung, khususnya di kelas high end seperti seri Galaxy dan Note. Penjualan smartphone Samsung terus turun hingga 23.2 persen setiap tahunnya.

Hal yang sama juga dialami oleh Sony. Penjualan smartphone mereka terus turun, bahkan Sony sampai menyatakan kalau mulai saat ini mereka tidak akan menjadi pemain penting lagi di pangsa pasar smartphone.

Penurunan penjualan dan keuntungan ini membuat mereka harus mem-PHK sekitar 1000 karyawannya dari divisi smartphone.

Turunnya penjualan smartphone Samsung dan Sony ini tentunya diimbangi dengan naiknya penjualan dari brand lainnya. Pertanyaannya adalah, siapa yang berhasil mengobrak-abrik pasar Samsung dan Sony hingga terjun bebas seperti ini?

Banyak pihak menyatakan bahwa ini adalah ulah dari Xiaomi yang terus menerus merilis smartphone murah dengan spesifikasi tinggi. Microsoft juga turut berperan mengingat dalam kuarter terakhir mereka telah berhasil menjual 10.5 juta unit Lumia. Bahkan perilisan iPhone 6 dan iPhone 6 Plus juga tidak ketinggalan ikut membuat Samsung dan Sony semakin terpuruk.

  15 Fitur Baru Keren Android P  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.