Beberapa hari yang lalu (seperti biasa) saya beruntung menemukan seseorang yang menjual Microsoft Foldable Keyboard miliknya dalam kondisi mint alias lengkap dan terlihat baru! Bahkan saya masih mendapatkan box lengkap disertai kartu garansi yang masih berlaku hingga tahun 2019! Keyboard ini sempat populer di awal rilis Lumia 950 karena dijadikan bagian paket pembelian. Sayangnya saat membeli Lumia 950, saya tidak mendapatkan keyboard ini sebagai bagian dari paket, meskipun tetap mendapatkan paket lengkap berupa Continuum Dock.

Banyak reviewer berkata bahwa keyboard ini sangat praktis dan menunjang produktivitas di mana saja. Bahkan bukan hanya sekedar Windows 10 Mobile, keyboard ini didesain agar kompatibel dengan semua jenis OS, mencakup MacOS, iOS, dan Android (selain Windows dan Windows 10 Mobile)! Apakah itu benar? Setelah beberapa hari pemakaian, saya dapat menyimpulkan dengan singkat: Ya, itu benar adanya. Ini masih berlaku di tahun 2018 ini (dan kemungkinan juga tahun-tahun mendatang).

 

Paket pembelian

Seperti yang saya singgung sebelumnya, paket pembelian Microsoft Universal Foldable Keyboard mencakup sebuah kotak yang cukup sederhana, namun bahannya cukup premium. Membuka kotak ini pun cukup mudah karena menggunakan kancing magnetik. Meskipun sering menyaksikannya di banyak review, keyboard lipat ini lebih mungil dari dugaan saya. Dengan mudah bisa kamu sisipkan ke tas kecil sekalipun karena saat dilipat, ukurannya kurang lebih seperti dua smartphone modern berjajar.

Saat dibuka, bagian dalam penutup menampilkan tips singkat mengenai cara menggunakan Universal Foldable Keyboard. ‘Komik’ singkat tersebut cukup mudah dipahami. Penjelasan komik ini adalah untuk melakukan pairing keyboard dengan perangkat via Bluetooth. Dalam komik tersebut juga dijelaskan bahwa Microsoft Universal Foldable Keyboard menggunakan baterai yang dapat diisi ulang. Jika indikator menunjukkan warna merah, maka kamu harus menggunakan charger untuk mengisi dayanya. Namun dayanya sangat awet kok. Microsoft menyatakan bahwa baterai keyboard ini bisa tahan selama 6 bulan untuk pemakaian wajar, saya kurang yakin sih.

Saat mengangkat keyboard, maka kamu akan menemukan kabel charger yang dapat digunakan untuk mengisi daya Microsoft Universal Foldable Keyboard ini, lengkap dengan kartu garansi dan manual.

 

Cara Penggunaan

Seperti yang saya singgung sebelumnya, perangkat ini lebih kecil dari yang saya duga. Dibawa dengan tangan pun terasa mudah. Untuk mobilitas, sudah pasti perangkat ini juara!

Untuk tes pemakaian, saya akan mencoba menggunakan iPad milik saya, sekedar memastikan tagline “universal” yang diusung oleh keyboard ini.

Cara pairing perangkat ini sangat mudah. Teknisnya adalah seperti ini:

  1. Tekan tombol OS pada keyboard untuk memilih antara Windows, Android, atau iOS (Meskipun diwakili dengan tiga ikon tersebut, namun saya sudah memeriksa, dan memang keyboard ini kompatibel dengan MacOS juga)
  2. Di sebelah kiri atas terdapat tombol dengan angka 1 dan 2 dengan lambang Bluetooth. Ini adalah untuk menentukan slot bagi perangkat yang kamu pairing. Tentukan slot perangkat yang ingin kamu pasangkan, nomor 1 atau 2. Keyboard ini dapat dengan mudah beralih dua perangkat dengan cepat
  3. Setelah pairing, muncul pesan di perangkat akan meminta untuk memasukkan semacam kode. Ini harus kamu ketikkan pada keyboard, diakhiri dengan menekan Enter. Universal Foldable Keyboard akan langsung tersambung dengan perangkat kamu.

Saya mencoba mengetik menggunakan perangkat ini, dan ternyata hasilnya lebih menyenangkan dari yang saya duga. Feel-nya kurang lebih mirip dengan Microsoft type cover keyboard di Surface. Meskipun tipis, namun saat ditekan memberikan kesan seakan kita menekan keyboard sungguhan (tidak terasa dangkal). Penyesuaian dibutuhkan karena ada semacam gap yang memisahkan baris alfabet menjadi dua kolom. Jika kamu memaksakan jari tangan kanan untuk menekan tombol di wilayah kiri, maka jangkauannya akan terasa jauh.

Namun di luar itu, keyboard ini melakukan tugasnya dengan sangat baik. Microsoft Universal Foldable Keyboard bahkan juga dilengkapi tombol khusus untuk perangkat milik Apple (CMD) sehingga kamu dengan mudah akan merasa familiar saat menggunakan keyboard ini.

 

Kesimpulan

Saya mencoba nyaris semua tipe perangkat untuk di-pairing dengan keyboard ini, termasuk Macbook, laptop, Surface, dan perangkat Android. Kesemuanya dapat dilakukan dengan lancar dan tanpa masalah.

Mungkin kesusahan yang akan dialami teman-teman hanya saat berupaya membiasakan diri dengan layoutnya yang memiliki gap cukup besar di bagian tengah, namun jika teman-teman berhasil mengatasi itu, maka keyboard ini akan bisa menjadi senjata andalan dalam hal portabilitas dan mobilitas!

Keyboard ini cocok untuk teman-teman yang sifat pekerjaannya mobile dan di perjalanan memerlukan pekerjaan komputasi ringan yang dapat dilakukan dengan smartphone atau tablet. Dengan menggunakan keyboard ini, teman-teman dapat mengurangi beban bawaan jika harus menggotong laptop ke mana-mana.

Apakah di antara teman-teman juga ada yang menggunakan keyboard ini? Tuliskan kesan-kesan kamu tentang Microsoft Universal Foldable Keyboard di kolom komentar!

  Ada Apa di Apple WWDC 2018..??  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.