Sebuah kabar hangat hadir dari sejumlah OEM (Original Equipment Manufacturer) yang mengungkapkan niat Microsoft untuk menghilangkan PC yang menggunakan HDD dari pasaran, sebagai gantinya PC Baru Windows 11 harus menggunakan SSD sebagai perangkat Boot. Nah batas waktu perubahan ini ditetapkan di tahun 2023 mendatang.

Informasi ini juga pertama kali dilaporkan oleh firma analisa industri TrendFocus, namun sayangnya Microsoft belum memberikan komentar dan pernyataan apapun mengenai hal ini.

Mengenai hal ini, sebenarnya persyaratan SSD untuk penyimpanan system sangatlah masuk akal, mengingat kondisi system Windows 10 dan Windows 11 yang saat ini cukup memakan banyak resource termasuk Disk Usage, sehingga banyak sekali kasus pengguna yang mendapati kasus 100% Disk Usage dan membuat perangkatnya sangat lambat untuk digunakan.

sejumlah OEM sendiri menyadari hal ini dan seperti yang sudah kita lihat dipasaran, beberapa perangkat baru kebanyakan sudah menyertakan SSD sebagai media boot-nya, dan sebagai gantinya, sejumlah OEM juga menyertakan slot HDD tambahan agar perangkat memiliki media penyimpanan lain yang lebih besar.

SSD sendiri jika dulu memang terkesan cukup mahal, namun untuk sekarang, harga SSD sudah layak untuk dipertimbangkan, setidaknya mengeluarkan dana 400 – 1 Jt untuk SSD, menurut saya sepadan dengan waktu dan kenyamanan pekerjaan yang akan didapatkan.

Bagaimana menurutmu?

Via : TomsHardware

  ⚡️ 3 JUTAAN! 7 Alasan Kenapa Beli OPPO A76 (Review)  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.