[Silicon Valley vs Corona] Tesla Membuat Ventilator untuk Mendukung Rumah Sakit se-Amerika

via AlJazeera

Hingga artikel ini ditulis, Amerika Serikat tercatat sebagai negara dengan jumlah kasus positif Corona terbesar di dunia, sekaligus juga negara dengan tingkat mortalitas tertinggi. Untuk membantu kebutuhan medis negara adidaya ini, perusahaan-perusahaan di Silicon Valley tidak tinggal diam. Elon Musk, salah seorang miliuner Silicon Valley yang sukses dengan banyak perusahaannya seperti PayPal, SpaceX, dan Boring Company, menggunakan sumber daya yang ada di Tesla, pabrik mobil listrik futuristik miliknya untuk mengembangkan ventilator guna membantu para pekerja medis.

Dalam sebuah video, seorang engineer Tesla menjelaskan bagaimana mereka menciptakan ventilator tersebut dari suku cadang mobil Tesla Model 3.

Upaya ini sudah berjalan sejak bulan lalu, yang mana Elon Musk sudah mulai merencanakan pembuatan ventilator tersebut, lengkap dengan pengurusan izin kepada FDA (Food and Drug Association), lembaga pengawas obat-obattan dan perangkat medis di AS.

Meskipun bantuan yang diberikan cukup unik, memang solusi semacam ini sangat dibutuhkan oleh dunia medis di Amerika.

Tesla sendiri bukan satu-satunya produsen mobil yang mengerahkan sumber dayanya untuk memproduksi ventilator. General Motors dan Ford juga sudah memulai upaya produksi alat kesehatan ini untuk membantu rumah sakit di AS yang kesulitan mengatasi lonjakan pasien Corona di seluruh Amerika.

TONTON JUGA:

Sumber: TheNextWeb


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Kiki Sidharta

Penulis Winpoin yang paling sering minta dimaklumi kalau lagi lama nggak nulis | Dengan senang hati menjawab pertanyaan seputar Windows Phone lewat akun Twitter @kikisidharta

Post navigation