via Fox

Blog teknologi TechCrunch baru saja merilis sebuah laporan mengenai betapa mudahnya melakukan pencarian terkait pornografi anak menggunakan Bing. Untungnya, mereka melaporkan temuan ini langsung kepada Microsoft sehingga Redmond langsung mengambil tindakan sehingga hal ini tidak lagi tampak di Bing.

TechCrunch menindaklanjuti laporan dari startup keamanan online, AntiToxin, dengan dukungan konselor hukum untuk melakukan penelitian mengenai betapa mudahnya melakukan pencarian tentang pornografi anak di Bing. Penelitian mendapati bahwa istilah seperti “porn kids”, “porn CP” (singkatan untuk child pornography), dan “nude family kids” semuanya memunculkan gambar eksploitasi anak di Bing. Bahkan gambar-gambar eksplisit muncul di Bing.

Peneliti juga melakukan pencarian dengan keyword “Omegle Kids” (mengacu pada Omegle, platform video call yang populer untuk ‘berburu’ remaja di seluruh dunia) akan mengungkap gambar-gambar terkait pornografi anak. Bahkan pencarian spesifik seperti “Omegle 12 years old” akan menjadikan Bing ‘mengusulkan’ keyword pencarian lain seperti “Kids on Omegle” yang kemudian menghasilkan gambar-gambar pornografi anak.

Ini jelas menunjukkan kegagalan Microsoft untuk menerapkan kebijakan yang mencegah pornografi anak pada mesin pencarinya. Sebagai perbandingan, pencarian yang sama di Google tidak menghasilkan gambar yang ilegal dan konten terkait pornografi sebanyak Bing. Namun Redmond nampaknya langsung mengambil tindakan menanggapi laporan dari TechCrunch ini. Dalam waktu singkat, mereka telah ‘memperbaiki’ Bing sehingga tidak lagi menghasilkan pencarian terkait pornografi anak.

CEO AntiToxin, Zohar Levkovitz, mengungkapkan bahwa, “Sebagai orangtua, kita mengharapkan perusahaan teknologi menggandakan, dan bahkan memberlakukan tiga kali lipat keamanan guna memastikan mereka tidak menambahkan ‘racun’ terhadap lingkungan online bagi anak-anak. Sebagai CEO AntiToxin Technologies, saya ingin memperjelas bahwa kami akan selalu mengampanyekan ini dan membantu perusahaan-perusahaan teknologi untuk menjadikan ini sebagai prioritas utama mereka.”

Secara spesifik, perwakilan Microsoft sudah menyatakan sebagai berikut, “Kami mengindeks segala sesuatunya, dan kami melakukan screening untuk menghindarkan hal ini. Kami menggunakan kombinasi PhotoDNA dan moderasi yang dilakukan langsung oleh manusia. Namun semuanya tidak berjalan sesempurna itu sepanjang waktu. Namun kami akan terus berupaya untuk menjadi semakin baik sepanjang waktu.”

Laporan ini menunjukkan bahwa kita jangan sampai menurunkan kewaspadaan mengenai bahaya online, terutama terkait pornografi anak, karena internet memiliki paparan yang sangat besar di lingkungan sehari-hari.

 

 

Sumber: TechCrunch

  27+ Fitur Baru iOS 13, Wajib Tahu!  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.