Raymond Hill, orang dibalik uBlock Origin baru baru ni telah menerbitkan “uBO Minus” Experimental, sebuah browser add-on / extensions yang dibangun dengan declarativeNetRequest API dari Manifest v3.

Berbeda dengan uBlock Origin classic, versi baru ini secara langsung menggunakan kemampuan browser bawaan untuk memfilter konten, sehingga dengan itu tidak perlu lagi izin untuk mengakses site data.

Baca Juga : Kabarnya Google Akan Menindak Keras AdBlock di Google Chrome

Untuk saat ini, Add-on ini masih dalam proses pengembangan, dimana masih belum ada flyout dan pengaturan yang bisa pengguna akses, selain itu fungsinya sendiri masih terbatas hanya untuk menyaring network request saja.

Dengan kata lain, ada banyak yang menjadi downgrade dari uBlock Origin, itulah kenapa Raymond Hill menyebut produk pengembangan ini dengan “uBO Minus / uBlock Origin Minus” karena memang selain saat ini masih hanya terbatas untuk menyaring network request saja, ada beberapa hal yang menghilang, termasuk tidak ada cosmetic filtering, scriptlet injection dan lainnya.

Jika kamu tertarik melihat project dari Unblock Origin dengan dukungan Manifest v3, kamu bisa meluncur ke halaman GitHub berikut.

Baca Juga : Adblocker Perlahan Kehilangan Kemampuannya di Google Chrome

Selain uBlock Origin, karena Google mulai Januari 2023 berencana untuk menghentikan dukungan Manifest v2 di Google Chrome, hampir semua adblocker bermigrasi pada versi Manifest baru, salah satunya adalah Adguard yang juga sudah memulai pengujian versi baru dengan dukungan Manifest v3.

Via : GitHub

  ⚡️ 3 JUTAAN! 7 Alasan Kenapa Beli OPPO A76 (Review)  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.