Update Windows Server April 2026 Bermasalah, PC Bisa Restart Terus Menerus

Sebuah bug akibat update Patch Tuesday April 2026 kembali dikonfirmasi Microsoft yang kali ini masalah berdampak pada sistem berbasis Windows Server.

Nah masalah ini sendiri terjadi setelah update KB5082063 dan KB5082142 diinstall didalam perangkat dan setelah sistem melakukan reboot, beberapa server dilaporkan mengalami restart berulang tanpa henti.

Bug ini sendiri secara khusus mempengaruhi domain controller yang tidak berperan sebagai Global Catalog terutama pada lingkungan yang menggunakan Privileged Access Management (PAM).

Menurut Microsoft, masalah ini disebabkan oleh proses Local Security Authority Subsystem Service atau LSASS saat startup yang mana berakibat pada server gagal melakukan autentikasi pengguna, layanan direktori tidak berjalan, domain bisa menjadi tidak tersedia.

"After installing the April 2026 Windows security update (KB5082063/KB5082142) and rebooting, non‑Global Catalog (non‑GC) domain controllers (DCs) in environments that use Privileged Access Management (PAM), might experience LSASS crashes during startup. As a result, affected DCs may restart repeatedly, preventing authentication and directory services from functioning, and potentially rendering the domain unavailable" T

TONTON JUGA:

Selain itu, dalam skenario tertentu bug ini juga bisa muncul saat setup domain controller baru, dan saat sistem menerima request autentikasi terlalu cepat saat startup.

Nah untuk sistem server jelas bug ini sangat mengganggu karena bisa membuat sistem restart terus menerus, dan sayangnya Microsoft saat ini belum merilis perbaikan permanen, namun mereka sudah menyediakan langkah mitigasi seandainya sistem terkendala masalah.

  • Admin IT disarankan menghubungi dukungan resmi Microsoft
  • Mitigasi bisa diterapkan baik pada sistem yang sudah update maupun yang belum
  • Microsoft sedang menyiapkan patch perbaikan resmi

Selain bug ini, sebelumnya kita juga sudah mendapatkan kabar bahwa Microsoft Konfirmasi Bug Update Windows Picu BitLocker Recovery yang jelas sangat menyebalkan apalagi jika sistem pengguna tidak memiliki backup recovery key.

Nah bagaimana menurutmu? bulan April ini sayangnya Microsoft harus bekerja extra karena update mereka menyebabkan masalah yang cukup fatal.

Komen dibawah dan berikan pendapatmu guys.

Via : Microsoft


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation