Katakan Selamat Tinggal Pada Winamp Media Player

Katakan Selamat Tinggal Pada Winamp Media Player

7

Katakan Selamat Tinggal Pada Winamp Media Player

Bagi kamu yang memiliki komputer pada tahun 2000an pasti sudah tidak asing lagi dengan Winamp. Bahkan mungkin media player tersebut masih terinstall dan menjadi player utama di komputer kamu saat ini. WinPoin sendiri masih menggunakan Winamp sebagai software pemutar musik favorit. Apakah kamu juga demikian?

Sayangnya AOL berencana untuk mematikan Winamp mulai 20 Desember 2013 besok. Mereka akan menutup website Winamp sehingga tidak ada lagi yang bisa mendownloadnya serta akan menghentikan semua update dan support software tersebut.

Saat pertama kali dirilis pada tahun 1997 oleh Justin Frankel dan Dmitry Boldyrev, Winamp masih sangat sederhana. Popularitasnya mulai meningkat ketika Winamp 2 dirilis pada tahun 1998. Bahkan saat itu Winamp menjadi salah satu software yang paling banyak didownload dengan lebih dari 3 juta download.

Pendiri Winamp kemudian mendirikan Nullsoft sebagai wadah pengembangan media player tersebut dan menjual versi Pro untuk menghasilkan keuntungan.

Popularitasnya yang semakin tinggi membuat banyak perusahaan besar tertarik untuk membeli Winamp, hingga pada akhirnya pada tahun 1999 AOL lah yang membeli Winamp dengan harga 80 juta dolar. Pada tahun 2000 pengguna Winamp sudah mencapai 25 juta orang.

Pada tahun-tahun keemasannya, ada banyak orang yang menciptakan tampilan Winamp yang disebut dengan skin. Skin Winamp memang banyak diburu waktu itu, bahkan WinPoin masih ingat pada masa itu WinPoin cukup sering download Skin Winamp hanya agar tampilan player tersebut menjadi “beda” dari yang lainnya.

Sayangnya setelah itu AOL tidak begitu inovatif lagi dalam mengembangkan Winamp. Tidak ada fitur-fitur baru atau inovasi brilian yang ditanamkan didalamnya. Terlebih setelah perangkat mobile semakin populer, Winamp terlihat makin ditinggalkan.

Winamp memang sempat hadir untuk Android, tetapi jumlah penggunanya tidak begitu banyak. Bahkan beberapa kali WinPoin sempat kesulitan untuk menginstall karena player tersebut sepertinya tidak memperbolehkan diinstall pengguna Android Indonesia.

Alhasil AOL berencara untuk mematikan Winamp setelah lebih dari 15 tahun beredar. Bagi kamu yang hingga saat ini masih menggunakan Winamp sebagai music player utama, sepertinya kamu harus segera mengucapkan selamat tinggal. 20 Desember 2013 nanti akan menjadi waktu perpisahan yang cukup menyedihkan.

via Techcrunch

NB: Dapatkan Phablet Windows 10 Mobile GRATIS (Giveaway) | Beli (1.7 Jutaan)

Untuk Review & Giveaway Kepoin Tekno, Subscribe!
Productivity addict. Geek by nature. Platform Agnostic.
  • Ignatio Podhi Javlo

    Tapi masih bisa dipakai kan?
    Walaupun sempat nyobain Jet Audio, iTunes, atau WMP sebagai default music player, saya akhirnya balik lagi ke WinAMP.
    Kalau pakai classic pro, tampilannya jadi oke kok.

    • Febian

      Masih bisa dipakai,
      Download aja versi terbarunya sebelum situsnya dimatikan >,<

  • Alfin Maulana Rahman

    Wah berati ini enaknya pakai AIMP aja kalau gitu….
    Padahal Winamp skinnya bagus bagus….

    • Febian

      tetep bakal merindukan Winamp
      RIP Winamp T.T

      • Alfin Maulana Rahman

        Iya…R.I.P Winamp…Semoga kapan kapan ada lagi….

  • versial

    yaelah napa musti di matiin sih nih winamp, ane waktu pertama punya komputer sampe sekarang audio playernya ya winamp kaga pernah ganti.

  • Lorenzo

    Jadi kangen Winamp… :(