Buat kamu yang belum tahu Microsoft bakal mematikan browser Edge yang sekarang — dan diganti dengan browser Edge baru berbasis Chromium. Saya udah install dan cobain ya, dan hari ini kita bakal mengulas banyak hal tentang Edge Chromium ini, mulai dari tampilan, fitur, experience, ekstensi, dan semua hal yang penting yang perlu kamu ketahui tentang browser baru Microsoft ini.

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno untuk tips dan info tekno menarik setiap hari.

1. Sudah Bisa Didownload

Jadi Microsoft Edge baru berbasis Chromium ini sekarang udah bisa kamu download versi insidernya. Ada dua channel yang bisa kamu pilih, pertama Dev Channel — ini terupdate seminggu sekali, lebih stabil. Kedua Canary channel, ini terupdate setiap hari, lebih up to date. Nantinya bakal ada juga versi beta, tapi sekarang blm ada, detailnya masih coming soon.

2. Tersedia Cross Platform

Beda dengan Microsoft Edge lama yang cuman ada buat Windows 10 aja, Edge baru berbasis Chromium ini bakal hadir juga ke Windows 7, Windows 8, Windows 8.1. bahkan juga ke macOS. Untuk Linux belum ada infonya di halaman Edge Insider ini, tetapi dengan basis Chromium harusnya Microsoft juga bakal rilis versi Linux nya.

3. Bisa Import Data

Di awal setup kamu akan disuguhi dengan pilihan import data, kamu bisa import dari Google Chrome, Edge yang lama, Internet Explorer, serta juga Firefox.

4. Punya Tema Tampilan

Lalu ada tiga pilihan tampilan default, ada inspirational — dengan background BING baru setiap hari, lalu informational dengan feed berita di sepertiga bagian bawah browser, dan focused untuk background yang polosan.

5. Dilengkapi Microsoft News

Tetapi apapun tema yang kamu pilih, ini sebenernya kalo kamu scroll bakal ditampilin daftar berita dari Microsoft News. Sayangnya belum ada opsi untuk ngubah region berita ke Indonesia ya — mungkin baru ada di versi finalnya nanti.

6. Komposisi Mirip Chrome

Secara komponen dan komposisi Edge Chromium ini gak begitu beda dengan Google Chrome. Peletakan menu, favorites, web shortcut, user account, ini mirip banget.

7. Tampilan Microsoft Banget

Bedanya secara tampilan atau UI, Edge ini udah Microsoft banget, jadi lebih rigid dan kotak-kotak dibandingkan Chrome yang tampil rounded. Konteks menu dan menu settings juga lebih seperti Windows, baik itu dari warna box serta deretan icon. Begitu juga desain dari Settings yang dibuat mirip seperti Settings di Windows 10.

8. Punya Fitur Dark Mode

Microsoft juga sudah menyiapkan Dark Mode ya — saat ini emang msh harus diaktifkan manual lewat flag, tetapi begitu sudah aktif, maka tampilan Edge ini menyesuaikan dengan tampilan Windows. Kalo Windows nya dark mode, edge nya juga tampil dark mode. Sweet.

9. Semua Serba Microsoft

Karena ini punya Microsoft, search engine default yang dipake tentunya adalah Bing. Ini bisa kamu ganti ya, tapi defaultnya cuman bisa ganti dari Bing ke Twitter — atau sebaliknya. Kalo mau masukin Google harus masukin manual — at least utk saat ini, meskipun saya yakin di versi finalnya nanti opsi Google bakal langsung ada disini.

Kemudian lagi2 karena ini milik Microsoft Sync Accountnya ini gak pake Google Account, tapi Microsoft Account. Buat kamu yang pake Windows 10, bakal lgsg ke sync jg dengan akun di Windows 10 kamu. Untuk sekarang belum semua opsi sync sudah aktif — tetapi bakal terus ditambah seiring dengan pengembangannya menuju final.

10. Lebih Gesit dari Chrome

Untuk experience browsing, nggak jauh beda dengan Chrome ya, karena pake rendering engine yang sama — meskipun saat ini, Edge sedikit terasa lebih gesit — bisa jadi karena optimasi yang dilakukan Microsoft, atau bisa jadi juga karena semua fitur memang belum ditanamkan di versi dev nya ini. (Baca: Pendapat Saya Setelah Mencoba Edge Chromium)

11. Banyak Services Chromium Dibuang

Microsoft membuang lebih dari 50 services di Chromium, sebagian besar yang berhubungan dengan Google Services diganti dengan Microsoft Services — dan sebagian lagi dimatikan untuk optimasi. (Baca: Ada 50+ Service Yang Dimatikan atau Diganti di Microsoft Edge Berbasis Chromium)

12. Sedikit Lebih Boros RAM

Dan kamu mungkin penasaran gmn penggunaan RAM nya, dari yang saya coba utk buka tab dan website yang sama — dan sama2 tanpa ekstensi terinstall, Edge Chromium sedikit lebih boros RAM dari Chrome, gak terlalu signifikan, cuman beda beberapa puluh MB aja. Kamu bisa liat disini perbedaannya sangat tipis. Tetapi ini versi Edge Dev yang dibandingin dengan Chrome Final. Jadi belum begitu fair utk dibandingkan. Karena begitu Edge udah final, performanya bisa jadi lebih ringan — atau bisa jadi juga jadi lebih berat seiring dengan semakin lengkapnya fitur yang ditanamkan.

13. Bikin Web Serasa Aplikasi

Ada satu fitur menarik nih di Edge berbasis Chromium, kamu bisa install PWA dengan sangat mudah. Jadi kalo kamu nemu website atau web apps yang udah support PWA, kamu tinggal ke Settings > Apps > dan install aja. Layaknya aplikasi, kamu bisa pin di taskbar, bisa search di Start menu, bisa buka secara terpisah, dan notifikasi juga bisa tetap masuk meskipun Edge kamu tutup. Ini cocok buat web apps yang belum punya aplikasi desktop — atau yang emang udah full support PWA, kamu bisa manfaatkan fitur ini.

14. Bisa Install Ekstensi Chrome

Dan sekarang yang paling menarik kita ngomongin ekstensinya. Di Edge yang lama, ekstensinya langka banget ya, susah cari ekstensi yang kita butuhin. Tetapi di Edge Chromium ini, semua ekstensi Chrome bisa kamu install.

Sebenarnya Edge menyiapkan Extension Store sendiri ya, tapi lagi2 isinya masih dikit. Tetapi dibawah sini ada opsi “Allow extension from other store”. Ini kalo kamu aktifkan, maka kamu bisa install semua ekstensi dari Chrome Web Store. Jadi di halaman manage ekstensi, sudah dibedakan antara ekstensi dari Microsoft Store dan dari Chrome Web Store.

15. Experience Mantap

So far experience pake Edge baru berbasis Chromium ini enak ya, gak jauh beda dengan experience pake Google Chrome baik secara komposisi elemen ataupun performanya — yang membedakan adalah Edge Chromium ini udah Microsoft banget, dengan Bing sebagai search engine default dan Microsoft Account utk sync account nya, lalu lebih terintegrasi ke Windows 10 baik secara tampilan ataupun fiturnya, dan tentunya menarik untuk kita liat versi finalnya nanti seperti apa.

16. Masih Banyak Perbaikan

Masih ada banyak hal yang masih dikerjakan Microsoft di Edge Chromium ini, mulai dari peningkatan PDF, keawetan baterai, smooth scrolling, dan masih banyak lagi.

Sampaikan di kolom komentar kalo kamu punya pendapat tentang Edge baru berbasis Chromium ini, dan kalo pengen cobain sendiri, langsung aja download disini.