71% Gamer Masih Ingin Game Fisik, Microsoft Punya Peluang Emas yang Jangan Sampai Disia-siakan

Keputusan Sony untuk mengakhiri era game fisik tampaknya benar-benar memicu gelombang penolakan dari komunitas gamer. Setelah pengumuman tersebut ramai diperbincangkan selama beberapa hari terakhir, kini sebuah polling yang dilakukan Windows Central memperlihatkan fakta yang cukup menarik, mayoritas gamer ternyata belum siap meninggalkan game fisik.

Nah jadi guys, dalam polling yang diikuti oleh 1.577 responden, sebanyak 71% mengaku masih akan merindukan game dalam bentuk fisik. Sementara itu hanya 13% yang menyatakan siap sepenuhnya beralih ke masa depan digital, sedangkan 16% lainnya menginginkan lebih banyak pilihan, bukan dipaksa memilih salah satu.

Nah angka tersebut menunjukan bahwa meskipun industri terus berkembang menuju distribusi digital, namun keinginan untuk memiliki game secara fisik masih sangat kuat.

Bukan Soal Disc, Tapi Soal Kepemilikan

TONTON JUGA:

Nah hal menarik lain tentu adalah soal kepemilikan, karena menurut laporan Windows Central, mayoritas komentar yang masuk bukan memperdebatkan apakah format digital lebih praktis atau tidak, namun lebih ke hak kepemilikan.

Baca Juga : GitHub Sindir PlayStation! Microsoft Siap Kirim Repository GitHub Kamu Dalam Bentuk CD

Jadi, banyak gamer merasa bahwa membeli game digital sebenarnya hanya membeli lisensi, bukan benar-benar memiliki game tersebut, dan jika suatu hari penerbit atau platform memutuskan mencabut lisensi, menghapus konten, atau bahkan menutup layanan, maka akses terhadap game tersebut bisa saja ikut hilang.

Hal ini berbeda dengan game fisik yang tetap bisa dimainkan, dipinjamkan, dijual kembali, atau sekadar dijadikan koleksi. Dan bahkan beberapa pembaca Windows Central mengaku pernah kehilangan akses terhadap konten digital yang sudah mereka beli sebelumnya.

Nah jelas dong, pengalaman seperti inilah yang membuat mereka semakin ragu terhadap masa depan yang sepenuhnya digital.

Solusi yang Diinginkan Gamer

Nah alih alih menghapus drive optik sepenuhnya, banyak komunitas saat ini justru mengusulkan solusi yang jauh lebih masuk akal, yaitu dengan Drive disc dijual secara terpisah, dua varian console dengan dan tanpa drive, atau sistem Disc-to-Digital yang dikabarkan sedang diuji Microsoft

Baca Juga : Microsoft Dikabarkan Siapkan Fitur “Disc to Digital”, Koleksi Game Fisik Xbox Tidak Akan Sia-Sia?

Seperti yang sudah kita kabarkan sebelumnya, Microsoft sedang mengembangkan sistem Disc-to-Digital, yaitu fitur yang memungkinkan pengguna mengubah game fisik menjadi lisensi digital tanpa harus kehilangan nilai koleksi mereka.

Jika benar-benar hadir, sistem seperti ini bisa menjadi jalan tengah antara kenyamanan game digital dan hak kepemilikan game fisik.

Xbox Punya Kesempatan Besar

Nah jika kita lihat, ironisnya Sony lebih dulu mengumumkan langkah menuju era tanpa disc, sementara Microsoft justru dikabarkan sedang menyiapkan solusi agar koleksi game fisik pengguna tetap memiliki nilai.

Bahkan jika generasi Xbox berikutnya benar-benar hadir tanpa drive optik, fitur Disc-to-Digital bisa menjadi pembeda yang sangat menarik dibanding kompetitor dan tentu bagi banyak gamer, bukan masalah apakah game dijalankan dari disc atau dari cloud, namun yang lebih penting adalah jaminan bahwa game yang sudah dibeli tetap menjadi milik mereka, bukan sekadar lisensi yang sewaktu-waktu bisa hilang.

Selain itu jika kita lihat sih, hasil polling ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, disisi lain sih memang benar bahwa tren distribusi digital terus meningkat, namun menghapus media fisik sepenuhnya terasa terlalu terburu-buru.

Menurut saya, masih banyak keuntungan dari game fisik, mulai dari koleksi, bisa dipinjamkan ke teman, dijual kembali, hingga menjadi bentuk preservasi ketika suatu layanan digital tidak lagi tersedia.

Dan kalaupun industri memang ingin bergerak menuju masa depan digital, seharusnya transisi dilakukan tanpa mengorbankan hak konsumen.

Nah bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.

Referensi : Windows Central


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation