Jika kamu sudah lama menggunakan sistem operasi Windows dalam waktu yang lama, tentu kamu tahu tentang Registry Editor. Registry Editor sendiri merupakan sekumpulan database dari konfigurasi software, file ekstensi, dsb.
Jadi pada dasarnya, Registry Editor merupakan salah satu hal yang fundalmental pada sistem operasi Windows, karena dapat mengatur hal-hal penting yang berhubungan dengan sistem dan software yang terinstall. Dengan melakukan kesalahan konfigurasi pada Registry Editor tentu dapat menimbulkan masalah, dan bukan diperuntukan untuk pengguna awam.
Jadi pada artikel kali ini, WinPoin akan memberitahu kamu bagaimana cara untuk memblokir akses ke Registry Editor.
Baca juga:
- Cara Membuat Folder Tidak Terlihat
- Cara Mematikan Shortcut Windows di Windows 10
- Memahami Penamaan dalam File ISO Windows
- Cara Memperbaiki Master Boot Record (MBR) di Windows 10
- Cara Membatasi Bandwidth Windows Update pada Jam Tertentu di Windows 10
Blokir Akses ke Registry Editor
- Buka Group Policy Editor.
- Navigasi ke User Configuration > Administrative Templates > System.
- Pada panel kanan, klik 2x pada opsi Prevent access to registry editing tools.
- Klik opsi Enabled dan klik OK untuk menyimpan pengaturan.
- Done.
Setelah proses selesai (disini kamu tidak memerlukan proses Restart), maka ketika coba untuk membuka Registry Editor, akan muncul pesan “Registry editing has been disabled by your administrator”.
Untuk mengembalikannya seperti semula, kamu dapat melakukan langkah-langkah yang sama seperti diatas dan mengganti opsi menjadi Not Configured pada langkah ke-4.