Bagi kamu yang sehari-harinya berjibaku dalam linkungan Windows, ada baiknya kamu memahami lebih jauh tentang Windows itu sendiri. Contohnya seperti mengetahui jenis update yang biasa diberikan di Windows 10, edisi Windows 10 yang kamu gunakan, Build Windows 10 yang kamu gunakan, dan masih banyak lagi.

Kali ini kamu akan mengetahui tentang maksud penamaan pada sebuah file ISO Windows. Microsoft sendiri

Selama bertahun-tahun telah membuat tag pada penamaan file ISO Windows mereka dan terkadang hal tersebut membuat pengguna bingung, khususnya pengguna awam.

Maka dari itu, artikel ini bisa menjadi informasi bagi kamu yang ingin memahami lebih jauh tentang arti-arti dari setiap tag pada sebuah nama file ISO Windows.

Penamaan dalam File ISO Windows

Kita bisa ambil contoh pada beberapa file ISO, misalnya pada Windows 7 yang memiliki nama seperti ini.

7601.24214.180801-1700.win7sp1_ldr_escrow_CLIENT_PROFESSIONAL_x64FRE_en-us.iso
  • 7601.24214 : Versi build pada OS
  • 180801-1700 : Tanggal file Windows tersebut di compile, dengan format YYMMDD-HHMM.
  • win7sp1 : Windows 7 yang terintegrasi dengan Service Pack 1
  • ldr : Kepanjangan dari Limited Distribution Release, yang mana merupakan paket perbaikan belum mengalami pengujian ekstensif. Singkatnya paket ini memperbaiki masalah kecil yang mungkin hanya sebagian kecil pengguna Windows. Lebih lanjut bisa kamu baca disini.
  • escrow : Artinya pengembangan terhadap OS tersebut sudah selesai dan siap diuji, jika hasil pengujian tidak menemukan bug / error. Maka OS tersebut sudah mencapai tahap final, atau yang biasa disebut RTM (Release to Manufacture)
  • CLIENT : Artinya file Windows 7 ditargetkan untuk end-user.
  • PROFESSIONAL : Edisi yang digunakan. Bisa Starter, Home Basic, Professional, Enterprise, dan Ultimate.
  • x64FRE : Arsitektur yang digunakan. x64 = 64-Bit; x86 = 32-Bit. fre = Free, untuk end user. chk = Checked, versi debug. Contoh: x64chk, x86fre.
  • en-us : Bahasa yang digunakan oleh OS. Contoh lainnya: ar-sa, lv-lv, nb-no, dll. Lebih lanjut bisa kamu lihat disini.
  • .ISO : Ekstensi file tersebut.

Contoh lain bisa kamu ambil dari penamaan file ISO Windows 10 yang memiliki nama seperti berikut.

18362.30.190401-1528.19h1_release_svc_refresh_clientbusiness_vol_x64fre_ar-sa_9b6ce24dde2f66d8a0fed53d5d829256d9b72db1.esd
  • 18362 : Versi Build yang digunakan.
  • 30 : Minor versi yang digunakan, anaknya akan bertambah ketika menginstall Cumulative Update.
  • 190401-1528 : Tanggal file Windows tersebut di compile, dengan format YYMMDD-HHMM.
  • 19h1 : Codename Windows 10, 19h1 adalah Codename untuk Windows 10 May 2019 Update.
  • release_svc_refresh : Artinya file ISO tersebut mengandung paket update.
  • clientbusiness : File ISO ini ditargetkan untuk pengguna end-user pada perusahaan
  • vol : Berhubungan dengan poin sebelumnya yang berkaitan dengan perusahaan. File ini hanya dapat menggunakan Volume License. Lebih lengkap penjelasan seputar lisensi bisa kamu baca disini.
  • x64fre : Arsitektur yang digunakan. x64 = 64-Bit; x86 = 32-Bit. fre = Free, untuk end user. chk = Checked, versi debug. Contoh: x64chk, x86fre.
  • ar-sa : Bahasa yang digunakan oleh OS. Contoh lainnya: ar-sa, lv-lv, nb-no, dll. Lebih lanjut bisa kamu lihat disini.
  • 9b6ce24dde2f66d8a0fed53d5d829256d9b72db1 : Checksum untuk memastikan keaslian sebuah file. Lebih lanjut bisa kamu baca disini.
  • .esd : Ekstensi file tersebut. Lebih lanjut mengenai ESD bisa kamu baca disini.

That’s it!, jika ada tag pada nama file ISO Windows yang tidak kamu mengerti atau belum disebutkan diatas. Kamu bisa bertanya melalui kolom komentar.

  Review vivo S1 Pro — Apa yang Baru..??  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.