Apple Siapkan Fitur Copy Paste Langsung dari iPhone ke Windows 11, Tapi Ada Syaratnya

Banyak orang selalu menyorot perangkat Apple dengan ekosistemnya yang bagus dan memang sih itu benar, termasuk salah satu keunggulan terbesar ekosistem Apple adalah Universal Clipboard, sebuah fitur yang memungkinkan pengguna menyalin teks atau gambar di iPhone lalu langsung menempelkannya di Mac tanpa perlu aplikasi tambahan.

Nah jika selama ini integrasi antara perangkat Apple dan Windows ini bisa dibilang tidak terlalu baik, namun ada kabar menarik nih guys karena kemampuan serupa dengan Universal Clipboard ternyata sedang dipersiapkan untuk Windows 11.

Namun ada satu hal yang perlu diketahui, fitur ini bukan hadir karena Apple tiba-tiba berubah pikiran, melainkan karena adanya tuntutan regulasi dari Uni Eropa.

Apple Sedang Mengembangkan Clipboard Sync untuk Windows

TONTON JUGA:

Jadi kawan kawan, berdasarkan laporan yang beredar, Apple tengah mengembangkan fitur sinkronisasi clipboard antara iPhone dan Windows.

Dengan fitur ini nantinya pengguna dapat menyalin teks atau konten lain di iPhone lalu langsung menempelkannya di PC Windows atau sebaliknya.

Dan yang menarik, ternyata fitur ini justru merupakan permintaan dari Microsoft sendiri kepada Apple sebagai bagian dari implementasi Digital Markets Act (DMA) di Uni Eropa.

Tapi, meskipun terdengar mirip dengan Universal Clipboard yang sudah ada di Mac, implementasi untuk Windows ternyata sedikit berbeda. Apple tidak akan memberikan akses clipboard secara bebas.

Sebagai gantinya, pengguna harus memberikan izin satu kali untuk setiap perangkat Windows yang dipasangkan dengan iPhone. Selain itu, developer Windows juga harus mengimplementasikan framework khusus milik Apple bernama AccessorySetupKit agar fitur tersebut bisa bekerja.

Nah, setelah proses pairing selesai, sinkronisasi clipboard dapat berjalan tanpa perlu meminta izin setiap kali pengguna melakukan copy paste.

Masih Butuh Waktu Lama

Nah jika kamu ingin segera mencoba fitur ini, sayangnya kamu harus sedikit bersabar karena Apple mengakui bahwa fitur ini membutuhkan proses pengembangan yang cukup besar.

Bahkan, target penyelesaiannya baru diperkirakan selesai pada akhir tahun 2027, kemudian akan diuji melalui versi beta sebelum akhirnya dirilis ke publik.

Artinya, jika semuanya berjalan sesuai rencana, pengguna Windows kemungkinan baru bisa menikmati fitur ini sekitar tahun 2028, dan bahkan bukan tidak mungkin fitur tersebut hanya tersedia di wilayah Uni Eropa, karena memang dikembangkan untuk memenuhi kewajiban Digital Markets Act.

Nah bagaimana menurutmu mengenai kabar ini? komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.

Via : Mac Rumor


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation