Microsoft akhirnya membawa WSL Containers ke status General Availability (GA). Yang berarti guys, fitur container untuk Windows Subsystem for Linux yang sebelumnya masih berada dalam tahap Preview kini sudah siap digunakan secara lebih luas.
Baca juga: Resmi, WSL Container Kini Tersedia Sebagai Public Preview
Nah dengan WSL Containers, developer Windows bisa membuat, menjalankan, dan mengelola Linux container langsung melalui WSL tanpa harus bergantung pada workflow container terpisah.
Ada Banyak Perintah Baru
Jadi kawan kawan, dalam versi GA ini, Microsoft menambahkan sejumlah kemampuan baru untuk membuat workflow container lebih lengkap.
Misalnya ada wslc container restart untuk melakukan restart container, wslc container cp untuk menyalin file masuk dan keluar container, serta wslc system info untuk melihat kondisi environment container.
Pengelolaan network juga semakin lengkap dengan wslc network connect dan wslc network disconnect. Selain itu, WSL Containers kini mendukung health check, --mount, konfigurasi --stop-timeout, hingga lokasi storage yang bisa diatur sendiri.
Baca juga: Saya Mencoba WSL Containers di Windows 11, Bisakah Menggantikan Docker di WSL?
Performa dan Networking Ikut Ditingkatkan
Nah yang menarik, tentu bukan hanya ada perintah baru, tapi ada juga peningkatan pada sistemnya, termasuk akses file yang lebih cepat, networking yang lebih baik, dan memory reclaim yang ditingkatkan.
Hal ini cukup penting karena container workflow sering berhubungan dengan banyak file, network service, database, dan aplikasi yang berjalan secara bersamaan. Dengan peningkatan tersebut, Microsoft ingin membuat penggunaan container melalui WSL terasa lebih praktis untuk aktivitas development sehari-hari.
Sekarang Lebih Siap untuk Enterprise
Selain itu,, WSL Containers ini juga bukan hanya mendapatkan fitur untuk developer, tetapi juga integrasi untuk kebutuhan enterprise, misalkan seperti Microsoft Defender for Endpoint (MDE) kini dapat memantau aktivitas process, file, dan network dari container yang berjalan di WSL, yang kemudian aktivitas tersebut juga bisa dikaitkan kembali dengan Windows host sehingga security team dapat melakukan investigasi melalui workflow yang sama.
Sementara itu, Microsoft Intune mendapatkan kontrol untuk mengaktifkan atau menonaktifkan akses WSL Containers serta membatasi container image hanya dari registry yang sudah disetujui.
Jadi perusahaan bisa membuat registry allow list, sehingga developer tidak bebas mengambil image dari sembarang registry.
Mulai Terintegrasi dengan VS Code
Ekosistem WSL Containers juga mulai mendapatkan dukungan dari berbagai tool developer, dan bahkan VS Code Dev Containers kini dapat menggunakan wslc sebagai driver, sementara Aspire bisa menggunakan WSL Containers sebagai container runtime.
Ada juga extension container untuk VS Code serta beberapa project komunitas seperti Lazywslc dan WSL Container Desktop untuk membantu mengelola container dengan interface yang lebih mudah, dan bagi pengguna Windows yang memang banyak bekerja dengan Linux container, hadirnya WSL Containers sebagai GA tentu cukup menarik.
Apalagi sekarang Microsoft tidak hanya membawa kemampuan menjalankan container, tetapi juga mulai melengkapinya dengan networking, observability, security, dan enterprise management.
Untuk kamu yang belum mendapatkan fitur WSL Container, kamu bisa langsung saja memperbarui WSL kamu ke versi paling baru dengan cara mengetik perintah “wsl –update”

Setelah update selesai dan kamu sudah berada di versi lebih baru dari 3.0.1.0, kamu bisa langsung mencoba WSL Container.
Baca juga: Saya Mencoba WSL Containers di Windows 11, Bisakah Menggantikan Docker di WSL?
Tapi kira kira apakah WSL Container ini bisa menggantikan Docker? mungkin mari kita coba lagi dalam beberapa minggu kedepan ya, karena setelah saya coba kemarin, saya rasa masih belum bisa sepenuhnya menggantikan docker.
Via : Microsoft
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.


Komentar