Ketika OpenAI pertama kali memperkenalkan iklan di ChatGPT pada Januari 2026, mungkin banyak yang bertanya apakah pengguna benar-benar akan menerima kehadiran iklan di dalam layanan AI.
Baca juga: OpenAI Umumkan Iklan untuk ChatGPT Free dan Go
Dan ternyata jawabannya justru bisnis ini berjalan sangat cepat, karena OpenAI baru saja mengungkap bahwa ChatGPT Ads telah mencapai annualized revenue run rate sebesar 1 miliar dolar AS, bahkan dalam waktu kurang dari 200 hari sejak pertama kali diluncurkan, dan jika dihitung berdasarkan pendapatan saat ini, angka tersebut setara dengan sekitar 83,3 juta dolar AS per bulan.
Dari 35 Negara Kini Lebih dari 40 Negara
Nah awalnya, iklan ChatGPT hanya tersedia untuk pengguna dewasa pada paket Free dan Go, yang kemudian setelah itu, OpenAI mulai memperluas ketersediaannya ke berbagai negara, dan kini ChatGPT Ads sudah tersedia di lebih dari 40 negara, dengan puluhan ribu pengiklan yang mulai menggunakan platform tersebut.
OpenAI juga mulai memperluas akses Ads Manager secara mandiri untuk pengiklan di India, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika Utara.
ChatGPT Ads Mulai Seperti Platform Iklan Serius
Nah jika dilihat dari perkembangan ini, OpenAI tampaknya tidak ingin ChatGPT Ads hanya menjadi tempat memasang iklan biasa, dimana platform ini kini mulai memiliki berbagai fitur yang sudah umum ditemukan di dunia periklanan digital, seperti CPC dan outcome-optimized bidding, Pixel, Conversions API, product feeds, geographic targeting, hingga custom audiences.
Dengan kata lain, OpenAI mulai membangun ekosistem periklanan yang benar-benar serius, dan bukan hanya sekedar fokus pada AI mereka saja.
Namun Apakah Iklan Akan Mempengaruhi Jawaban ChatGPT?
Nah ini sih yang mungkin menjadi pertanyaan yang paling penting bagi banyak orang, dan kabar baiknya, OpenAI kembali menegaskan bahwa iklan tidak mempengaruhi respons yang diberikan ChatGPT, selain itu, iklan juga dipisahkan dari jawaban AI, dan pengiklan tidak memiliki akses ke percakapan pribadi pengguna.
Dan ke depannya, OpenAI tentu masih akan memperluas ChatGPT Ads ke lebih banyak negara dan menghadirkan format iklan serta fitur baru, dan jika melihat angka 1 miliar dolar dalam waktu kurang dari 200 hari, sepertinya satu hal sudah cukup jelas, iklan di ChatGPT bukan lagi sekadar eksperimen, melainkan ini sudah menjadi bisnis besar baru bagi OpenAI untuk mendapatkan penghasilan.
Meskipun begitu, ada satu hal menarik lain nih guys, diluar dari angin segar bagi OpenAI ini, karena pendapatan iklan ChatGPT sebesar US$1 miliar annualized run rate tidak otomatis menyelesaikan masalah kerugian OpenAI.
Baca juga: Terus Bakar Uang, Open AI Terancam Rugi Rp 200 Triliun Lebih pada 2026
Jika mengacu pada laporan sebelumnya, OpenAI bahkan diperkirakan masih menghadapi potensi kerugian hingga lebih dari Rp200 triliun pada tahun 2026. Jadi, meskipun bisnis iklan ChatGPT berkembang sangat cepat dan mulai menghasilkan miliaran dolar, biaya operasional dan kebutuhan komputasi untuk menjalankan teknologi AI juga terus membengkak. Dengan kata lain, OpenAI kini memang sudah memiliki sumber pendapatan baru yang sangat menjanjikan. Namun, tantangan terbesar perusahaan mungkin bukan lagi sekadar bagaimana cara menghasilkan uang.
Nah bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.
Via : Neowin
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

