
Ada kabar kurang baik hadir untuk pengguna Xbox Cloud Gaming nih guys, karena Microsoft dikabarkan akan mulai menerapkan batas waktu bermain bulanan mulai November 2026.
Artinya, akses Xbox Cloud Gaming yang sebelumnya bisa digunakan tanpa batas kini akan memiliki kuota jam bermain, tergantung paket Xbox Game Pass yang digunakan.
Setiap Paket Punya Batas Jam Berbeda
Nah dengan sistem baru ini, setiap paket Game Pass akan mendapatkan kuota cloud gaming yang berbeda.
Misalnya, untuk Game Pass Essential seharga US$9,99 per bulan, pengguna akan mendapatkan 5 jam cloud gaming. Sementara itu, Game Pass Premium seharga US$14,99 menawarkan 10 jam, sedangkan pengguna Game Pass Ultimate seharga US$22,99 per bulan akan mendapatkan kuota hingga 15 jam bermain.
Tentu dong, hal ini bisa menjadi perubahan yang cukup besar, terutama bagi pengguna yang selama ini mengandalkan Xbox Cloud Gaming untuk bermain game.
Kuota Habis? Bisa Beli Jam Tambahan
Nah, Microsoft tampaknya sudah menyiapkan solusi bagi pemain yang kehabisan kuota, dimana pengguna nantinya bisa membeli jam bermain tambahan melalui Xbox Store. Yang menarik, waktu tambahan yang dibeli tersebut dikabarkan tidak akan memiliki masa kedaluwarsa.
Selain itu, pengguna bahkan tidak harus memiliki langganan Xbox Game Pass untuk menggunakan waktu cloud gaming yang sudah dibeli.
Baca Juga : Hati-hati! Iklan Facebook, Instagram dan TikTok Ini Bisa Ambil Alih HP Android
Microsoft juga memungkinkan pemain menjalankan game yang didukung dari koleksi game pribadi mereka melalui cloud.
Selain itu, menurut Microsoft, perubahan ini diperkirakan hanya akan memengaruhi sekitar 4% pelanggan Game Pass. Namun, angka tersebut tentu bisa diperdebatkan, karena banyak pengguna Xbox Cloud Gaming memanfaatkan layanan ini untuk memainkan game Xbox Series X|S melalui Xbox One.
Selain itu, cloud gaming juga menjadi solusi bagi pengguna laptop, tablet, atau perangkat lain yang tidak cukup kuat untuk menjalankan game secara langsung.
Tapi Apa Alasannya?
Nah alasan utama Microsoft menerapkan pembatasan ini cukup sederhana, yaitu biaya cloud gaming yang terus meningkat, dengan semakin banyak pengguna dan semakin lama sesi bermain, semakin besar pula biaya infrastruktur yang harus dikeluarkan Microsoft.
Dan dengan adanya batas waktu bulanan, Microsoft berharap tetap dapat mempertahankan layanan cloud gaming sambil terus meningkatkan stabilitas dan performanya.
Baca Juga : Microsoft Edge Kini Punya Daftar Distro Linux yang Didukung Secara Resmi
Untuk lebih jelasnya Microsoft sendiri berjanji akan membagikan informasi lebih lanjut pada November, termasuk harga jam tambahan, daftar game yang didukung, ketersediaan di berbagai negara, hingga cara pengguna memantau sisa waktu bermain.
Namun yang pasti, jelas ini downgrade bagi sebagian orang, apalagi jika aktif bermain game di Xbox Game Pass setiap harinya.
Nah bagaimana menurutmu? apakah kamu pengguna Xbox Game Pass? apakah kamu punya komentar dan pendapat guys? komen dibawah.
Via : Xbox
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
