Baru Setahun Diluncurkan, Notion Resmi Tutup Notion Mail!

Apakah kamu adalah pengguna aktif Notion? jika iya, maka ada kabar menarik nih guys, karena setelah baru sekitar satu tahun sejak diperkenalkan, Notion resmi mengumumkan akan menghentikan layanan Notion Mail.

Baca Juga : Ingin Jadi Pesaing, Notion Akan Bikin Layanan Email Bertenaga AI

Nah jadi, layanan email berbasis AI tersebut dijadwalkan berhenti beroperasi pada 22 September 2026, dan pengguna diberi waktu hingga 21 September 2026 untuk mengekspor seluruh data yang tersimpan secara lokal.

TONTON JUGA:

Baru Diluncurkan Tahun Lalu

Sedikit informasi tambahan bagi yang mungkin belum familiar, Notion Mail pertama kali diperkenalkan pada April 2025, dan berbeda dengan aplikasi email tradisional, Notion Mail sebenarnya bukan layanan email baru, melainkan sebuah email client yang terhubung dengan akun Gmail pengguna.

Nah Notion menghadirkan berbagai fitur berbasis AI, seperti pengelompokan email otomatis, pengaturan label pintar, hingga penjadwalan kalender yang terintegrasi langsung dengan workflow pengguna. Namun sayangnya, umur layanan ini tidak bertahan lama.

Pengguna Harus Segera Backup Data

Nah karena Notion Mail hanya berfungsi sebagai frontend untuk Gmail, seluruh email yang tersimpan di akun Google tetap aman dan tidak akan terhapus.

Namun ada beberapa data khusus yang wajib diekspor sebelum layanan ditutup seperti Snippets, Custom auto-label instructions, Draft email, Scheduled draft dan file yang terlampir pada Snippets.

Dan seperti yang sudah dikatakan tadi, proses ekspor sendiri sudah bisa dilakukan mulai 25 Juni 2026 melalui aplikasi maupun versi web, dan jika melewati 22 September 2026, seluruh data lokal tersebut akan dihapus secara permanen oleh Notion.

Tapi Kenapa Ditutup?

Nah yang menarik adalah alasan penutupan ini guys, karena bukan Notion Mail gagal secara teknis, melainkan karena menurut penjelasan Notion, mereka melihat bahwa cara pengguna mengelola email kini mulai berubah.

Jadi, alih alih membuka inbox secara manual, banyak pengguna justru lebih sering memanfaatkan Notion Agents, yaitu agen AI yang mampu bekerja secara otomatis di belakang layar.

Bahkan menurut Notion, lebih dari separuh pengguna Notion Mail kini sudah menggunakan AI Agent untuk mengelola email mereka tanpa perlu membuka aplikasi email sama sekali.

Karena itulah, mereka memutuskan untuk menghentikan pengembangan email client terpisah dan memfokuskan seluruh sumber dayanya pada pengembangan AI Agent.

Nah bagaimana menurutmu? Apakah langkah Notion menutup Notion Mail setelah baru berusia sekitar satu tahun ini merupakan keputusan yang tepat demi fokus pada AI, atau justru terlalu cepat menyerah mengembangkan email client miliknya? Komen dibawah guys.

Via : Notion (X)


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation