Canonical Mulai Rombak Total Launchpad, Fokus pada Pengalaman Pengguna yang Lebih Modern

Bukan hanya Microsoft yang mulai menerapkan perubahan di sistem operasi WIndows mereka, Canonical juga resmi memulai langkah besar untuk memodernisasi platform kolaborasi developer mereka yaitu Launchpad.

Nah perubahan ini ditandai dengan redesign total pada halaman “series”, yang menjadi bagian awal dari update besar-besaran tampilan Launchpad ke depannya.

Baca Juga : Resmi Microsoft Mulai Transisi ke Channel Baru Windows Insider

Jadi kawan-kawan, desain ulang ini diumumkan oleh Enzo Deng, seorang UX designer di Canonical, yang menyebutnya sebagai langkah awal dalam perjalanan panjang untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih modern dan efisien.

Dan menurut Canonical, redesign ini bukan sekadar perubahan tampilan, tetapi bagian dari komitmen untuk membuat workflow developer menjadi lebih intuitif.

TONTON JUGA:

Hal tersebut karena selama bertahun-tahun, Launchpad dikenal sebagai platform yang kuat dari sisi backend, namun antarmukanya dianggap ketinggalan zaman dan kurang nyaman digunakan, terutama untuk tugas-tugas kompleks.

Seperti pada gambar diatas, dengan update ini, Canonical ingin menjembatani kekuatan teknis Launchpad dengan pengalaman pengguna yang lebih modern, sehingga pengelolaan proyek menjadi lebih mudah dan efisien.

Jika kamu penasaran, kamu juga bisa meluncur ke halaman https://launchpad.net/ubuntu/resolute/ untuk melihat perubahannya guys.

Nah bisa dibilang sih, Redesign Launchpad ini menjadi sinyal bahwa Canonical tidak hanya fokus pada sistem backend, tetapi juga mulai serius memperhatikan pengalaman pengguna.

Dengan tampilan baru yang lebih modern, dukungan teknologi terkini, serta peningkatan keamanan, Launchpad berpotensi kembali relevan bagi developer yang sebelumnya beralih ke platform lain.

Namun yang paling penting sih, ini baru langkah awal, karena Canonical sendiri menegaskan bahwa redesign ini hanyalah “milestone pertama”, yang berarti perubahan lebih besar masih akan terus datang ke depan.

Nah untuk pengguna Linux terutama yang based on Ubuntu sih ini penting banget untuk kamu tahu, apalagi jika kamu aktif di komuntas distro tersebut.

Namun bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : Canonical


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation