Beberapa waktu lalu kita sempat membahas bahwa Microsoft akhirnya mengakui adanya bug di Windows 11 yang menyebabkan file CapabilityAccessManager.db-wal terus membesar hingga memakan ruang penyimpanan puluhan bahkan ratusan Gigabyte.
Nah kabar baiknya, Microsoft memang sudah merilis perbaikan melalui update KB5095093 dan pembaruan Patch Tuesday Juli 2026. Namun bagaimana jika storage di drive C: sudah terlanjur penuh hingga Windows Update tidak bisa dipasang?
Nah pada artikel ini, mari kita bahas mengenai bagaimana cara mengecek apakah PC kamu terdampak bug tersebut, sekaligus cara mengatasinya dengan aman.
Kenali Dulu Gejalanya
Sebelum kita menyalahkan Windows dan Bug, pastikan dulu apakah betul storage yang kamu miliki habis karena bug atau memang ada banyak file kamu yang memenuhi storage.
Namun umumnya, jika pengguna terdampak bug, mereka akan merasakan beberapa hal berikut :
- Ruang penyimpanan drive C: terus berkurang tanpa sebab.
- Menu Settings > Storage menunjukkan System files menggunakan ruang yang sangat besar.
- Tidak ada aplikasi ataupun file pribadi yang bertambah ukurannya.
Bahkan dalam beberapa laporan, file ini bisa membengkak hingga 70GB, 200GB, bahkan lebih dari 500GB. Untuk mengeceknya, kamu bisa masuk ke Settings > System > Storage > Show more categories > System & reserved.
Kemudian perhatikan pada bagian system files, jika ukurannya mencapai puluhan atau bahkan ratusan Gigabyte padahal kamu baru melakukan instalasi Windows atau merasa tidak ada file sistem sebesar itu, kemungkinan besar PC kamu terdampak bug ini.

Di perangkat saya, seperti pada gambar diatas, ini harusnya normal karena System & reserved hanya berisi file umum termasuk system restore saja.
Nah jika merasa bahwa ada anomali pada ukuran storage tersebut, kita bisa mengecek direktori berikut.
C:\ProgramData\Microsoft\Windows\CapabilityAccessManager
Cara Aman Mengeceknya
Masuk ke folder tersebut umumnya sih tidak bisa sembarangan, dan bahkan Microsoft sebenarnya tidak menyarankan pengguna mengambil alih (Take Ownership) folder sistem hanya untuk melihat ukuran file.
Bahkan dengan akses sudo, file tersebut masih restricted.

Nah cara aman untuk mengeceknya, kamu bisa menjalankan PowerShell menggunakan akun SYSTEM dengan bantuan PsExec dari Microsoft Sysinternals.
Setelah PowerShell berjalan sebagai SYSTEM, jalankan perintah berikut:
Get-ChildItem "C:\ProgramData\Microsoft\Windows\CapabilityAccessManager"

Nanti hasilnya bakalan keluar guys dengan detail yang bisa kamu cek seperti pada gambar dibawah.

Untuk perangkat saya, PC Windows 11 tidak terkena bug karena ukuran file CapabilityAccessManager.db-wal tidak membengkak hingga bergiga giga.
Berikut detail dari hasil pengecekan saya :
| File | Ukuran |
|---|---|
| CapabilityAccessManager.db | 1 MB |
| CapabilityAccessManager.db-shm | 32 KB |
| CapabilityAccessManager.db-wal | 226 KB |
| CapabilityConsentStorage.db | 76 KB |
| CapabilityConsentStorage.db-wal | 112 KB |
Bagaimana Jika Ukurannya Membengkak?
Nah jika ternyata ukuran CapabilityAccessManager.db-wal memang sudah membengkak, jangan buru-buru menghapus file tersebut secara manual.
Solusi yang paling direkomendasikan Microsoft adalah segera menginstal KB5095093 atau Patch Tuesday Juli 2026 karena update tersebut sudah memperbaiki penyebab utama bug ini.
Namun jika kondisi drive C: sudah benar-benar penuh hingga Windows Update tidak bisa berjalan, Microsoft menyarankan melakukan recovery melalui Windows Recovery Environment (WinRE) atau Safe Mode, kemudian mengganti nama (rename) file CapabilityAccessManager.db-wal agar Windows membuat file baru dengan ukuran normal setelah proses booting selesai.
Jika kamu memaksa menghapus manual, kemungkinan besar sih tidak terjadi apa-apa yang fatal, tetapi saya tetap tidak menyarankan menghapusnya secara manual saat Windows sedang berjalan.
Nah bagaimana? apakah kamu terkena bug ini guys? komen dibawah.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
