Office 2019 udah dirilis, dan buat kamu yang penasaran apa aja fitur baru Office 2019, kelebihan Office 2019, perbedaan Office 2019 vs 2016, serta perlu atau enggak upgrade ke Office 2019 — di video ini kita bakal bahas semua.

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno untuk tips dan info tekno menarik setiap hari.

Saya udah pake Office 2019 ini sejak di awal rilis kemaren, dan overall nggak begitu beda dengan Office 2016. Fitur dasarnya sama, fitur yang sering dipake oleh kebanyakan orang juga masih sama, dan tampilannya juga cenderung sama, cuman emang ada beberapa tambahan fitur baru.

 

1. Transisi Morph

Fitur baru pertama, di PowerPoint sekarang ada transisi Morph. Ini animasi pergerakan slide yang keren banget, jadi di slide powerpoint, kamu tinggal duplicate aja, lalu ubah obyek yang ada didalamnya, misal kamu ubah posisi, ukuran, bentuknya, dsb. Lalu pilih aja Transitions > dan pilih Morph. Pergerakan animasi morph ini keren banget, kamu wajib coba kalo bikin presentasi pake PowerPoint 2019.

2. Zoom

Fitur baru kedua, di PowerPoint ada fitur Zoom. Ini fitur yang bikin slide presentasi lebih interaktif, jadi Zoom ini kayak interlink antar slide, jadi dalam satu slide kamu bisa menambahkan zoom ke slide, summary, atau ke bagian tertentu dari presentasi — tanpa merusak urutan dari slide presentasi yang kamu buat. Kamu bisa menambahkan Zoom melalui menu Insert > Zoom. Ini keren banget bikin slide presentasi jadi jauh lebih menarik.

3. Inking

Fitur baru ketiga, ini keren banget kalo kamu pake PC touch screen, karena Office 2019 sudah support Inking. Jadi kamu bisa corat-coret pake Pen atau jari, bisa nulis rumus matematika, highlight teks, menggambar shape, dan sebagainya. Kalo layar kamu gak touch screen, kamu juga bisa pake mouse, tapi nggak begitu enak kalo pake fitur Inking dengan menggunakan Mouse.

4. Insert Icon SVG

Fitur baru keempat, sekarang kamu bisa dengan mudah menambahkan icon SVG langsung dari tab Insert > tap icon. Ada banyak sekali icon yang bisa kamu pilih, mirip seperti emoticon kalo di hape, dan karena ini adalah icon SVG atau Scalable Vector Graphic, maka kamu bisa atur warnanya, ubah ukurannya, di rotate, dsb.

5. Translator

Fitur baru kelima, sekarang ada fitur translator di dalam Microsoft Office. Jadi kamu bisa translate dari satu bahasa ke bahasa lain langsung dari dalam Office. Caranya kamu buka aja tab Review, nah disini kamu bisa aktifkan, dan atur bahasa tujuan translate, misal dari Indonesia ke Inggris. Lalu kamu bisa translate bagian dari dokumen atau satu dokumen penuh, langsung dari Office 2019.

Kalo kamu translate satu dokumen penuh, maka bahasa dokumen yang kamu ketik otomatis ditranslate ke bahasa tujuan. Tetapi kalo translate selection aja, maka cuman teks yang kamu block yang bakal ditranslate, dan otomatis direplace begitu kamu tekan insert.

6. LaTeX Equation

Fitur baru keenam, sekarang di Word kamu bisa memasukkan LaTeX equation. Jadi bisa menulis rumus matematika pake sintaks LaTeX. Klik aja Insert > Equation > lalu ketikkan saja sintaks LaTeX, dan begitu di enter, sintaks tersebut akan otomatis dirender jadi rumus matematika. Rumus ini kemudian bisa kamu ubah dan modifikasi dengan mudah.

7. Navigasi dari Pen

Fitur baru ketujuh, kalo kamu punya Surface Pen atau Wacom Bamboo Ink, kamu bisa pake buat navigasi slideshow di PowerPoint saat presentasi. Tapi fitur ini cuman bisa dinikmati di Windows 10 Fall Creators Update atau yang lebih baru.

8. Check Accessibility

Fitur baru kedelapan, kalo kamu pengen memastikan dokumen yang kamu buat bisa diakses oleh semua orang, termasuk penyandang disabilitas, sekarang Office 2019 dilengkapi tombol untuk melakukan cek. Buka tab Review > klik Check Accessibility, berbagai tips dan rekomendasi bakal ditampilkan di panel kanan, agar dokumen yang kamu buat bisa diakses oleh semua kalangan.

9. Audio Feedback

Fitur baru kesembilan, di Office 2019 kamu bisa aktifkan efek audio feedback, yang bisa kamu jadikan tanda dan kamu manfaatkan untuk meningkatkan produktivitas. Kamu bisa aktifkan melalui File > Options > Ease of Access > dan centang aja Provide feedback with sound.

Dengan begini Office bakal munculin efek suara sebagai feedback dari tuntasnya suatu proses, misalnya sewaktu kamu kirim email, menghapus isi dokumen, paste konten, atau save dokumen bakal dimunculkan suara.

10. Chart Baru

Fitur baru kesepuluh, di Microsoft Access sekarang ada 11 chart baru. Kamu bisa pilih dan visualisasikan data dengan desain chart yang baru ini, mulai dari chart dengan desain line, column, ataupun bar.

11. Large Number Data Type

Fitur baru kesebelas, di Microsoft Access ada tambahan Data Type Large Number yang cocok dipake untuk non-monetary, numeric value, dan efisien untuk perhitungan angka yang besar-besar.

12. Fungsi Baru Excel

Fitur baru kedua belas, ada beberapa fungsi baru di Excel. Ada TEXTJOIN, CONCAT, IFS, dan masih banyak lagi. Kamu bisa cek dan coba sendiri di Excel 2019.

13. Template Diagram Baru

Fitur baru ketiga belas, ada banyak template diagram baru di Visio yang bisa kamu gunakan.

14. Template Website Baru

Fitur baru keempat belas, ada juga website template untuk membuat sketsa website sebelum melakukan desain yang sebenarnya.

15. Link Task Lebih Mudah

Fitur baru kelima belas, di Microsoft Project Professional sekarang link task jadi lebih mudah, jadi tidak perlu lagi repot-repot mengingat ID task, karena cukup pilih saja task predecessor dan successor, maka daftar task bakal dimunculkan.

16. Label di Timeline Bar

Fitur keenam belas, di Microsoft Project Professional sekarang kamu bisa menambahkan label di Timeline Bar, baik itu label nama task ataupun tanggal, yang bakal memudahkan saat melihat task progress.

Selain 16 fitur diatas, ada beberapa update minor dan peningkatan di Office 2019.

Perlukah Upgrade Office 2016 ke Office 2019..??

Sekarang pertanyaannya, apakah perlu untuk melakukan upgrade dari Office 2016 ke Office 2019, karena harga Office 2019 yang Genuine ini lumayan mahal — harga resmi dari Microsoft adalah 1,8 juta rupiah.

Menurut saya untuk kebutuhan dasar Office seperti bikin dokumen, presentasi, atau keperluan kerja dan sekolah pada umumnya, nggak begitu banyak keuntungan yang kamu dapatkan dengan upgrade ke Office 2019.

Buat saya pribadi, semua fitur baru tadi, meskipun keren, nggak begitu krusial untuk dimiliki, bahkan sebagian besar mungkin bakal jarang kepake.

Jadi tetep stay di Office 2016 bakal menghemat 1,8 juta, dengan kebutuhan office yang masih sangat bisa terpenuhi sampai saat ini.

Dua fitur yang paling keren menurut saya adalah Morph dan Zoom di PowerPoint yang bikin presentasi jadi lebih interaktif, sampaikan aja di kolom komentar apakah fitur baru Office 2019 ini bikin kamu tertarik upgrade, atau lebih memilih stay di Office 2016 dan menghemat 1,8 juta rupiah?

Tulis pendapat kamu dan sampai bertemu di ulasan tekno menarik lainnya, besok!