Terkadang ada kasus dimana ketika kita akan melakukan instalasi Windows, baik itu Windows 7, 8, 10 dan bahkan 11, ketika pemilihan storage, justru tidak ada hardisk, atau ssd yang terbaca disana.

Mengenai hal tersebut ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab tidak terbacanya storage device ketika proses instalasi Windows, dan beberapa diantaranya mencakup : Bootable USB Windows ternyata Corrupt, Salah colok port USB, Konfigurasi BIOS salah, atau Storage tersebut memang rusak.

Dari empat hal yang saya sebutkan diatas, paling sering terjadi dalam kasus saya adalah bootable USB ternyata corrupt, salah colok USB (terlebih untuk perangkat lama, dan Konfigurasi BIOS yang salah. Mari kita bahas semuanya guys.

Gunakan File ISO Official dan Pastikan Proses Pembuatan Bootable Berhasil 100%

Pada proses pembuatan Bootable USB, pastikan kamu menggunakan aplikasi terpercaya, saya biasanya menggunakan Rufus karena Rufus sudah mendukung Bypass TPM dan Secure Boot untuk Instalasi Windows 11, selain itu pastikan juga kamu gunakan file ISO Official yang kamu dapatkan dari situs OS tersebut.

Baca Juga : 4 Aplikasi Bootable USB Terbaik Menurut WinPoin

Selain itu, pada proses Download file ISO, pastikan proses tersebut sukses, karena jika terjadi kegagalan, meski hanya 0.01, maka file ISO dipastikan Corrupt.

Jika kedua hal ini dipastikan sukses, maka harusnya storage device terbaca dengan sempurna ketika proses instalasi Windows.

Coba Pindahkan Flashdrive ke Port USB Lain

Jika ternyata poin diatas tidak berhasil, kamu bisa mencoba memindahkan port USB ke Port lain yang tersedia di perangkat kamu, biasanya Port USB 3.0 kadang yang menjadi penyebab storage device tidak terbaca, khususnya jika perangkat yang digunakan adalah perangkat dengan Processor Intel Gen 4 kebawah, misalkan dalam kasus saya itu adalah Intel Core i3 4160 dengan Motherboard Gigabyte H81M.

Untuk perangkat baru, harusnya Port USB sudahlagi bukan menjadi masalah ini, namun poin ini bisa menjadi solusi untuk kamu coba juga guys.

Pastikan Konfigurasi BIOS Sudah Benar

Nah yang pertama pada BIOS Setup, pastikan HDD Controller sudah berada dalam posisi AHCI, jika ternyata dalam posisi Disabled, silahkan kamu ubah.

Nah dari ketiga hal diatas, tentu memastikan apakah Storage yang akan kita gunakan itu masih bagus atau tidak, silahkan kamu cek pada BIOS dan pilih Storage Device, apakah HDD / SSD tersebut tidak terdeteksi? jika ternyata tidak, maka semua poin diatas tentu saja tidak akan berhasil mengatasi masalah, namun jika ada, kamu bisa mencoba solusi diatas guys.

Adakah solusi lain? komen dibawah guys.

  ⚡️ 3 JUTAAN! 7 Alasan Kenapa Beli OPPO A76 (Review)  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.