Home Editorial Inilah yang Biasanya Orang Lihat Sebelum Membeli Smartphone Baru

Inilah yang Biasanya Orang Lihat Sebelum Membeli Smartphone Baru

Inilah yang Biasanya Orang Lihat Sebelum Membeli Smartphone Baru

Samsung Galaxy S6 dan Samsung Galaxy S6 Edge, memiliki spesifikasi processor Octa core, kamera 16MP, RAM 3GB, dan memory internal mulai dari 32GB sampai ke 128GB. Pengguna Android saat ini mungkin ingin sekali memiliki smartphone yang satu ini. Ketika mereka benar-benar membeli samrtphone impian ini, mereka tidak benar-benar tahu apa semua arti dari spesifikasi itu. Yang jelas dari spesifikasi tersebut, smartphone itu terlihat cepat, kuat dan kokoh.

Tentu produsen tidak ingin merugi, mereka membuat smartphone yang baru saja dirilis agar laku keras dengan membuat seolah-olah device baru miliknya adalah yang terhebat dari device lainnya, terutama di dunia Android.

Berikut ini beberapa hal yang orang lihat sebelum membeli smartphone, ini juga trik yang dimanfaatkan produsen untuk menggaet pembeli.

 

Processor: Dual, Quad, Hexa atau Octa-core

Kalau kamu lihat di homepage iPhone 6, Apple mengatakan bahwa smartphone miliknya itu menggunakan arsitektur 64-bit. Apa maksud dari hal ini??

Inilah yang Biasanya Orang Lihat Sebelum Membeli Smartphone Baru

Sebelumnya WinPoin sudah menjelaskan kalau processor Octa-core tidak selalu lebih bagus dibandingkan dengan Quad-core. Jika kamu belum membacanya, kita akan mengulasnya sedikit disini. (Baca: Apakah Processor Android Octa-Core Lebih Baik Daripada Quad-Core?)

Processor Quad-core atau Octa-core bisa bekerja dengan baik jika aplikasi mampu memanfaatkan semua core dari processor tersebut. Tapi kebanyakan aplikasi saat ini hampir tidak ada yang memanfaatkan semua core dari processor Dual-core, apalagi Quad atau Octa. Sedangkan untuk aplikasi Game sendiri lebih memanfaatkan GPU daripada Processor atau RAM.

Disisi lain, arsitektur processor yang lebih modern dan lebih kuat tidak memandang core. Chip baru Dual-core bisa bekerja lebih baik lagi daripada Octa-core. Pada tahun 2014, hardware mobile banyak yang datang dengan istilah 64-bit. Pada awal mulanya, Google berencana merilis Android L yang mendukung CPU 64-bit. Kemudian NVIDIA telah siap dengan Android L, mereka membuat mobile processor 64-bit Tegra K1 yang menggunakan CPU Denver. Denver adalah CPU 64-bit pertama yang menggunakan Android.

Inilah yang Biasanya Orang Lihat Sebelum Membeli Smartphone Baru

Sudah lama notebook dan desktop menggunakan CPU 64-bit, alasannya karena mereka bisa bekerja lebih baik, mendukung code aplikasi yang menggunakan fitur 64-bit, dan memory yang lebih besar untuk menangani sistem operasi. Untuk Android, 64-bit tidak sesimpel itu, mereka lebih mengaju pada arsitektur ARMv8. Arsitektur ARMv8 bisa menjalankan aplikasi 64-bit, ARMv8 membawa banyak perbaikan dalam efisiensi daya serta kinerja yang membawa dampak langsung pada aplikasi 32-bit Android.

Memahami processor mobile sangatlah rumit, tapi itu tidak perlu kamu pikirkan karena pada dasarnya yang penting adalah kinerja smartphone untuk penggunaan sehari-hari. Bisa browsing aplikasi di Store, bermain game dan melakukan hal lainnya dengan lancar di smartphone adalah yang penting. Kamu mungkin akan terkejut kalau melihat kinerja Dual-core iPhone 6 lebih baik daripada Octa-core Samsung Galaxy S6.

 

Kamera: Megapixel Lebih Besar Berarti Hasil Lebih Baik

Lebih banyak megapixel apakah menentukan hasil jepretan foto lebih baik? Tidak selalu benar. Produsen juga selalu menunjukan megapixel kamera untuk menarik perhatian pembeli. Seperti HTC yang menjagokan One M9 dengan kamera depan 4 UltraPixel dan kamera belakang 20 MP. Padahal hasilnya masih bisa diadu dengan Galaxy S6 dengan kamera 16MP atau bahkan iPhone 6 yang hanya dengan kamera 8MP.

Inilah yang Biasanya Orang Lihat Sebelum Membeli Smartphone Baru

Untuk beberapa faktor memang kamu membutuhkan megapixel yang besar, tetapi sesekali kamu juga perlu mengatur point, fokus, shutter speed, ukuran sensor dan berbagai aspek kamera untuk mendapatkan hasil jepretan yang menawan. Hanya karena smartphone kamu memiliki lebih banyak megapizel tidak berarti lebih baik.

 

RAM: Banyaknya Memori Diutamakan

Banyak orang membeli smartphone juga melihat pada jumlah RAM, semakin besar RAM yang diberikan mereka berpikir kalau smartphone itu bisa bekerja semakin cepat.

Inilah yang Biasanya Orang Lihat Sebelum Membeli Smartphone Baru

Tapi tunggu dulu, sepertinya itu pemikiran yang salah. Faktor utama yang harus kita lihat disini adalah sistem operasinya. Android membutuhkan banyak RAM dibandingkan dengan iOS dan Windows Phone. Ketika kamu memiliki Android dengan RAM 1GB, tentu kamu tidak akan leluasa untuk membuka apps atau multitasking apps. Tapi ketika kamu menggunakan iOS atau Windows Phone, memori yang digunakan untuk sistem operasi tidak begitu besar, selain itu aplikasinya juga bisa berjalan mulus. Perbedaan sistem operasi sangat menentukan disini.

 

Layar: 720p, 1080p, 2K atau 4K??

Saat ini sudah banyak smartphone yang menggunakan layar 2K Quad HD dan 4K Ultra HD. Ketika smartphone menggunakan 720p, perbedaannya sangat terlihat sekali. Tapi ketika 720p ditinggalkan dan mereka lebih menggunakan 1080p, perbedaannya kurang terlihat meskipun ada.

Tapi sekarang smartphone layar 5 inc umumnya sudah menggunakan 1080p, kepadatan pixel sudah sangat tinggi sehinggi kita tidak akan bisa melihat satu pixel saja. Apple menggunakan teknologi layar baru yang disebut dengan “Retina Display” yang bisa mencapai lebih dari 300 pixel per inc (ppi), tapi kebanyakan smartphone sekarang memiliki lebih dari 400 atau 500 ppi per inc.

Seperti misalnya Galaxy S6, pada video di atas Samsung mengatakan bahwa smartphone terbarunya memiliki display Quad HD yang juga dikenal sebagai 2K. Resolusi dari layar tersebut adalah 2560×1440 pixel, memberikan kepadatan 557 ppi. Sedangkan untuk layar 1080p mampu memberikan kepadatan 432 ppi.

Sayangnya semakin pixel yang dimiliki sebuah smartphone maka baterai akan cepat habis. Semua pixel di smartphone kamu menyala dan membutuhkan power. Jadi meskipun lebih banyak pixel yang kamu gunakan dan tidak memberikan dampak yang begitu terlihat, mereka akan menghabiskan banyak power baterai.

 

Adakah yang Terlewatkan??

Inilah yang Biasanya Orang Lihat Sebelum Membeli Smartphone Baru

Pandangan orang tentu berbeda-beda, smartphone yang baik untuk kamu belum tentu baik untuk WinPoin. Begitu pula sebaliknya. Smartphone apa pun yang kamu pilih, lihat dulu review-review dari teman-teman kamu yang sudah menggunakannya atau dari situs-situs yang review smartphone dan jangan lupa juga baca komentarnya.

Terlepas dari hal-hal yang WinPoin sebutkan di atas, adakah hal yang terlewatkan ketika kamu ingin membeli smartphone baru?? Kalau ada silahkan tinggalkan komentar di bawah ini.

  Video: Review DJI Osmo Mobile Indonesia  

Suka ngobrolin berbagai hal tentang teknologi. Dia hampir tidak pernah bisa tenang sebelum mengetahui kabar teknologi paling gress saat ini.
  • Monkeey

    nice article..
    soalnya kebanyakan spek2 bla..bla..bla itu cuma buat marketing,
    nggedein “angka” doang, soalnya menurutku yg terpenting itu adalah kualitas, fungsi, efisiensi, dan daya tahan device..
    prosesor gede, layar 4k jd boros batre ya sama aja, siapa yg mau make klo bentar2 udh dicharge..

  • Putrapetier

    Knp game yg bagus ga bisa jalan d ram 512 ya gan , misal ny fifa 15,ato redbullracing , tp knp d android bisa, ap developer ny ,ap aplikasiny berbeda

    • Nurcahya

      Tapi apakah di Android dengan Ram 512 apakah akan lancar jaya?

      • Labib Muhammad

        Njalanin OS aja berat *truestory

      • Putrapetier

        Oh gt ya bos

    • Aplikasinya beda. Mungkin belum dioptimasikan untuk RAM 512 di Windows Phone. Seperti dulu kan banyak game dengan RAM 1GB, pelan-pelan bisa dioptimalkan ke 512.

  • Ida Bagus Anom Sanjaya

    Faktor merek : (dominan di TKP ane)
    – Yang mana lebih banyak dibeli, maka itu juga yang tenar

    Faktor OS : (masuk juga ke faktor merek)
    – Tau lah kalo ini bagaimana..

    Kalo ane nanti harus dapet Lumia 430 Dual SIM / Lumia 940 Dual SIM

  • Ahmad Rifqi

    hhhmmm, Ukuran Layar “misal 4,7″ / 5″ / 5,1″ / 5,2″ / 5,5″ / 6″ / 7″ /dst” biasany ini pilihan opsional ketika ingin membeli sebuah handhield.

    lalu “Support 4G LTE tidak ?” / “OS nya apa ? Lollipop bukan ? iOS 8 bukan ? Windows Phone 8.1 bukan ?”. selepas itu sektor ukuran baterai sampai berapa MAh “misal 4000 MAh”. ada juga skor Benchmarknya berapa ?. dan lain sbg …..

    • Ida Bagus Anom Sanjaya

      soal Benchmark, cuma Advanced / Geek user yang kayak gitu

      • Labib Muhammad

        Geek malahan gak percaya sama benchmark, tau sendiri kan mekanisme nya

        • Nurcahya

          ane juga kaga percaya sama benchmark :v
          ane lebih percaya nyoba langsung performanya :v

    • Fernando Sidjabat

      4g pun percuma gan. Wong cuma di kota besar saja yg ada itu juga di tempat seperti taman. Dan juga mahal paket operator di indonesia. Orang kebanyakan pke wifi buat download

  • doblonk

    ane ngeliat duit dulu :v

    • Labib Muhammad

      Ane liat hp nya, kalau liat duit, gimana tau hp nya kayak apa?

      • Dany W. S.

        kalau ane lihat toko nya dulu gan, ada gak menjual hp, nah kalau ada, ane lihat lagi toko nya ada diskon gak, cukup gak sama duit ane. baru deh ane beli tuh hp.

  • Rasshid

    Ayah saya dulu nanya pas beli hape (pas ane bilang mo beli WP): “Bisa BBMan gak?”
    yeah mungkin kebanyakan orang belum seberapa percaya sama WP, setidaknya sampai W10M keluar.

  • Kalau saya yang pertama dalam memilih smartphone adalah design, kalau spek itu nomor 3. Karena saya anggap smartphone itu partner hidup, lifestyle dan fashion. :)

  • Andra

    Wake up guys,. Win10 mobile build 10136 rilis skrg.. Tlg reviewnya temen” winpoin..

    • Ukasyah Rahmatullah Zada

      Ah lho ngacco dehh bro

  • Farhan Ikbal

    Kalo saya lebih milih smartphone yg ram-nya besar untuk multitasking, dan main game yg berat aja.

  • Sulung Shehalilintar Vhiolets

    Mungkin salah satunya Hal utama bagi sya adalah soal Dana. Dn kedua adalah ttg core sya emang gak ngerti ttg core, yg atas berti terbaik tapi di sisi lain akhir2 ini sya melihat Ghz nya berapa, dn terahir bagi sya ttg system operasi yg di bawa, mmmm mungkin merk juga perlu di pertimbangkan hehehe

  • Budiです

    SPESIFIKASI HARDWARE + HARGA

    Tau diri dengan harga berapa, dapet spek hardware kaya apa. :3

  • Dik Taufik Topek

    duitt..duitt…

  • salman

    Windows phone 8.1 sekarng bisa update to build 10136 tapi tidak bagi pengguna windows 10 mobile build 10080 karena masih ada masalah ketika microsoft update ke 10136. Tapi microsoft sedang memperbaiki masalah tersebut. Jadi kita tunggu saja bagaimana info dari microsoft.

  • Evlan Mars

    Ga da News yah dari Microsoft,,..boring kalau begini!

  • Adnan Zaki

    Kalo ane yg paling pertama diliat ya desainnya. Sebagus apapun dalemannya tp kalo desainnya jelek ane ogah. Trmsk liat lumia yg skrg bnyk melengkung ujungnya ane gasuka, akhirnya tarik 730.
    Abis desain, ane liat merk dulu, pilihan ane jatoh ke 2 merk. Kalo android ane milih LG (smartphone pertama sblm lumia), kalo wp udh jelas Nokia (ane msh blm terima jd mikocop -.-).
    Stlh itu br ane liat speknya, yg paling pertama procie, dan selalu ane liat pertama kali itu taun rilisnya. Baru deh ane liat osnya. Krn ane milih wp, ane ga perlu mikir2 lg mslh performance. Ane udh prnh nyobain lumia 520 mulus bgt.
    Nah akhirnya ane liat deh tuh kameranya. Terakhir ane liat fitur2 pendukungnya. Dan sbg penutup, ane liat budget, kalo diatas kemampuan budget ane yaaa dilepas lah :v

  • Labib Muhammad

    Sama kayak di lepi, clock prosi juga bikin boros batre. Makanya ada turbo boost Intel. Cmiiw

  • Labib Muhammad

    Kalau ane liat support nya. Sedang nyesel beli Android yang gak di support penuh.
    Kalau WP sih support penuh, iOS juga, tapi Android support nya jelek. Cuma Nexus, One, dan beberapa vendor.

  • Ojo Nessu

    desain…

  • Dante Niro

    Assalamu’alaikum bos
    Klx pendapat sya sich lebih keharga dan kebutuhan bos,maklum bos …nyari duit gx gampang dan lagi soal kemampuan kita bagaimana menguasai smartphone tersebut,gx lucu kan klx beli mahal2 tapi kita masih bingung cara mengoperasikannya..masak HPnya lebih pnter dri yang make….heee…dan lagi nilai dukungan dari OS yg bersangkutan apakah uptudate atau gx..ok trma kasih

  • jaka

    Kalo saya secara berturut² Kualitas layar, Design, Kamera, RAM, Processor, Sistem Operasinya apakah Ada jaminan update atau ga

  • Okfa Winora

    Kalau saya liat harga dlu, os, spesifikasi, review di youtube, dll :)

  • yang pertama dilihat = spek
    yang kedua = os
    yang ketiga = review
    yang terakhir = dompet :D

  • Zulmi Kurniawan

    Yang terlewatkan itu after sales dan ketersediaan aksesoris yg murah. 2 hal itu juga penting.
    Masih banyak banget vendor smartphone yg aftersalesnya yg penting ada daripada gak ada sama sekali. Ini banyak terjadi di Indonesia. Biarpun spesifikasi tingkat dewa kalo kena aftersales yg jelek mending beli yg biasa aja tp aftersalesnya terjamin.
    Untuk aksesoris sih enaknya yg ketersediaannya banyak dan murah. Apalagi bener2 sayang sama hp yg di punya. Segala cara akan dilakukan untuk melindungi tubuh bohai tuh hp. Hihi..
    Itu aja sih menurut ane yg terlewatkan. Kalo OS sih tergantung selera masing2 n kebutuhannya aja apa.

    • Gue pengalaman nih yg ginian :D

      • Zulmi Kurniawan

        Emang hh apa om?haha..
        Biasanya sih ini pertimbangan ane mau beralih ke os sebelah. Ttp dgn nokia ini gara2 aftersales n aksesoris yg mudah di jangkau dan gak lama urusannya + dah dari dulu main di ncc.hehe

  • Handy Handoko

    Bodi, g gede ga terlalu kecil. Itu yg ada di Lumia 1020 . Salam wp

  • Trias Irawan Susanto

    lihat review dari orang2 youtube dsb, terus tinggal cocokin sama kegunaan sehari hari alhamdulillah lumia 630 udah gress banget buat dipake sehari hari walopun ramnya cuma 512 tapi nice! :D

  • arfunk

    aku malah biasa liat dari kualitas layarnya dulu,bukan berapa pixel ato pake jenis layar apa. misal di bandingin kaya lumia 920 sama lumia 520 wlopun dalam posisi mati pasti ketauan mana yang layarnya lebih bagus, itu biasa aku pake buat patokan klo mo beli smartphone hehehhe,
    yang kedua pasti desainnya dulu & finishing smarpthone nya. klo masalah os ato spesifikasi hape gak terlalu merhatiin, asal lancar & masih dapet update gak ada masalah heheh

  • Sulung Shehalilintar Vhiolets

    Ech, om jali di sini juga ya :v :v

  • Sulung Shehalilintar Vhiolets

    Sama om, ane juga gtu?

  • Buat masalah kamera, jangan semua sok dan ngaku-ngaku hebat di fotografi, jangan mudah di-blow up sama gituan. Sejauh gue make kamera handphone, yang bagus buat fotografi cuma Sony dan Iphone. I guarantee that. Ini pandangan gue sebagai profesional photographer and stylist ya.

    • Sayangnya untuk fotografer profesional, Sony (ponsel) justru jatuh jauh sekali dibandingkan potensinya. Ditengarai ini karena software yang kurang mendukung. Aku enggak bicara untuk Lumix yang memang superior.

      Kamera iPhone termasuk ponsel kamera papan atas karena kecepatan snapshot dan hasil yang konsisten. Cocok untuk fotografi media sosial yang memerlukan kecepatan dan konsistensi tersebut. Ini ironis karena dia pakai sensornya Sony.

      Kalau kita bicara perbandingan jujur [cek DxOMark], mungkin saat ini Lini produk Samsung banyak menghasilkan ponsel kamera terbaik. Tapi kalau yang bicara preferensi pribadi memang susah :D

      Temanku ada yang nenteng Kodak keluaran tahun 90-an, dan aku gak bisa bantah kalau dia bilang dia bisa ambil foto jauh lebih baik dengan Kodak itu dibandingkan kamera digital modern yang lebih komplit fitur. :D

      • Dari preferensi pribadi gak ada ngaruh sama preferensi publik. Sejauh gue make Android, cuma sony yang bagus. Sebenarnya sih relatif, tapi utk beberapa detail, Sony hits lah…sony mungkin memang main di Android dan Android gak dukung kemampuan snapshot cepat (atau gmna) selalu ada jeda. But so far it’s good. Meski Samsung 6 gitu bagus memang, cuma sony lebih natural. Kodak, dan Nikon beat it lah ya :)

        Masalah kamera, semua org yg pake kamera hibrit hape sekaligus ya semuanya menganggap diri mereka jago fotografi dong kan, di instagram atau gmna. Bukan menjelek2an lumia atau ponsel lain, sejauh aku pake prefereable ke sony.

        • Jadi maksudnya memang benar-benar penilaian pribadi kan? Seperti yang aku tangkap dari: “Dari preferensi pribadi gak ada ngaruh sama preferensi publik” dan “sejauh aku pake prefereable ke Sony”

          Aku justru percaya bahwa karena Agan fotografer-lah malah membuat penilaian seperti itu. Karena Agan punya latar belakang pengetahuan yang kuat di bidang fotografi, jadi dengan karakter kamera yang dikasih pasti bisa dioptimalkan (dalam hal ini Sony).

          Pandangan Agan itu justru susah untuk “menjamin” bahwa kamera itu bagus. Karena skill Agan pegang peranan penting dalam menghasilkan karya foto yang bagus.

          Lain halnya kalau seorang nenek tua awam fotografi dibekali kamera tertentu dan bisa menghasilkan foto yang bagus ~> Justru di sinilah patokan bagusnya sebuah kamera ponsel. Di skema inilah kenapa produk Apple dan Samsung bisa jaya, karena secara konsisten menghasilkan karya yang bagus tanpa peduli siapa yang memakai.

          Kesimpulannya: Pendapat Agan bahwa kamera ponsel Sony adalah kamera ponsel terbaik itu sama standarnya dengan argumen teman-teman yang bilang bahwa kamera Lumia adalah kamera terbaik.

  • :) you didn’t beat it dude

  • Ananta Kusuma P

    Orang yang paling berhalang beli windows phone adalah aplikasi tidak memadai dan fitur fitur windows belum selengkap android karena open source basis linux.Semoga windows 10 bisa mengajak untuk membuat aplikasi windows 10 serta selalu menambah fitur.

  • Ibe Adi

    Saya beli hape…lihat merek (aftersalesnya dan garansinya di kota saya gmn), terus spek, ketiga harga (sesuai dgn spek dan kantong saya ngak) dan review2