Kemarin kita sudah membahas mengenai Update Windows 11 Terbaru Bikin Xbox Gagal Login dengan Error 0x87DD0005, dan kini ternyata ada masalah lain karena Microsoft mengonfirmasi adanya masalah autentikasi jaringan setelah update security Windows Oktober 2026.
Jadi kawan kawan, update KB5127648 pada Windows 11 dan KB5126646 pada Windows Server 2025 dapat mengganggu autentikasi WPA 802.1X, terutama pada jaringan yang masih mengandalkan metode autentikasi lama berbasis NTLM.
Nah masalah ini berkaitan dengan kebijakan Microsoft yang mulai memperketat penggunaan NTLMv1 demi meningkatkan keamanan sistem.
Baca Juga : Microsoft Resmi Pensiunkan NTLM
Tapi Kenapa Autentikasi Jaringan Bisa Gagal?
Nah menurut penjelasan Microsoft, Windows 11 versi 24H2, 25H2, dan 26H2, serta Windows Server 2025, terdampak perubahan tersebut, dimana sebelumnya Microsoft telah menyediakan mekanisme audit agar administrator bisa mengetahui sistem mana yang masih menggunakan kredensial turunan NTLMv1.
Dalam mode Audit, permintaan autentikasi tetap diproses, tetapi Windows mencatat peringatan jika menemukan penggunaan metode tersebut. Namun, sejak update keamanan 13 Oktober 2026, Windows secara default beralih ke mode Enforcement meskipun nilai registry BlockNtlmv1SSO belum dikonfigurasi, selama Credential Guard tidak aktif.
Nah perubahan ini berpotensi mengganggu koneksi Wi-Fi, Ethernet, dan VPN yang menggunakan autentikasi berbasis MS-CHAPv2.
Microsoft Bagikan Solusi Sementara
Bagi administrator yang belum bisa memigrasikan sistem terdampak, Microsoft menyediakan solusi sementara dengan mengembalikan mode autentikasi ke Audit.
Caranya, buka Registry Editor dan navigasikan ke lokasi berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Lsa\MSV1_0
Kemudian, atur nilai DWORD BlockNtlmv1SSO menjadi 0. Jika nilai tersebut belum tersedia, administrator perlu membuatnya terlebih dahulu dengan tipe DWORD (32-bit), selanjutnya restart Windows mungkin diperlukan agar perubahan diterapkan.
Namun perlu dicatat, langkah ini hanya solusi sementara, karena mengizinkan kembali kredensial Single Sign-On turunan NTLMv1 berarti mengurangi perlindungan keamanan, sehingga penerapannya harus dipertimbangkan dengan hati-hati.
Nah yang pasti sih, masalah ini tidak terjadi pada semua pengguna dan hanya terdampak bagi yang menggunakan Wi-Fi enterprise, autentikasi 802.1X, atau VPN berbasis MS-CHAPv2.
Tapi apakah kamu mendapati masalah ini? coba komen dibawah guys, dan semoga masalah ini segera diperbaiki Microsoft dalam update darurat segera.
Via : Microsoft
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Komentar