Microsoft Edge for Business Bakal Punya Watermark Protection, Rilis Desember 2026

Microsoft bersiap menghadirkan fitur keamanan baru untuk Edge for Business bernama Watermark Protection. Nah sesuai namanya, fitur ini dirancang untuk membantu perusahaan melindungi konten sensitif dengan menampilkan watermark permanen berisi nama pengguna dan waktu saat konten diakses.

Dan berdasarkan roadmap Microsoft 365, fitur ini dijadwalkan tersedia secara umum pada Desember 2026 mendatang.

Watermark Permanen untuk Konten Sensitif

Nah secara fungsi, Watermark Protection bekerja dengan menampilkan lapisan watermark pada konten yang memenuhi kriteria sensitivitas berdasarkan kebijakan Microsoft Purview atau Data Loss Prevention (DLP).

Watermark tersebut dirender langsung oleh browser dan tidak bisa dihapus atau diubah oleh pengguna, untuk isi dari watermark tersebut dapat mencakup nama pengguna, timestamp, serta peringatan seperti “Confidential – Do Not Share”.

TONTON JUGA:

Baca Juga : Microsoft Klaim Windows 11 26H2 Lebih Responsif hingga 20%

Yang jelas tujuannya bukan sekadar memperkuat kebijakan keamanan perusahaan, tetapi juga mengingatkan pengguna agar tidak membagikan informasi sensitif kepada pihak yang tidak berwenang.

Namun, perlu dicatat bahwa watermark ini tidak secara otomatis memblokir screenshot atau pengambilan foto layar, dan fungsinya lebih sebagai pencegah kebocoran sekaligus penanda identitas pengguna yang sedang mengakses konten.

Berlaku di Berbagai Tampilan Edge

Nah Microsoft Microsoft menyebut Watermark Protection akan mendukung sejumlah area di Edge, termasuk.

  • Tab browser biasa dan Split Screen.
  • Jendela pop-up serta jendela aplikasi.
  • File PDF lokal yang memiliki label sensitivitas.
  • PDF berlabel Microsoft Information Protection (MIP).
  • Tampilan saat mencetak dan mengambil screenshot.
  • Reading Mode.

Dan bahkan Microsoft juga berencana memperluas dukungan ke Sidebar dan Shoreline, serta menghadirkan watermark dinamis pada pembaruan berikutnya.

Butuh Lisensi Microsoft 365 Tertentu

Nah meskipun ini tampak menarik karena sangat penting untuk melindungi data sensitif, tapi fitur ini tidak untuk semua orang karena hanya Administrator IT yang dapat mengaktifkan fitur ini melalui portal Edge Management Service.

Selain itu, ini juga bukan untuk perorangan karena lebih khusus untuk perusahaan yang juga harus memiliki lisensi Microsoft 365 E3 atau E5.

Baca Juga : Microsoft Rombak Photos di Windows 11, Gallery dan Editor Kini Lebih Canggih

Untuk saat ini, memang fitur ini masih dalam tahap pengembangan, tapi saat fitur tersedia secara umum nanti, administrator tidak lagi diwajibkan mendaftarkan tenant ke program Targeted Release untuk menggunakannya.

Menurut saya sih sepertinya dengan Watermark Protection, Microsoft ingin membantu perusahaan mengurangi risiko kebocoran informasi melalui browser, meski memang tidak menggantikan kontrol keamanan lain, watermark yang menampilkan identitas pengguna dapat menjadi pengingat tambahan bahwa konten yang sedang diakses bersifat rahasia.

Nah bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : Microsoft, Neowin


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Komentar

Memuat komentar…