Microsoft Uji Coba Pay-as-you-go untuk Penyimpanan OneDrive

Microsoft kembali mengubah cara organisasi bisa mengatur kapasitas OneDrive, dimana kali ini mereka sedang menguji sistem pay-as-you-go (PAYG) yang memungkinkan pengguna komersial mendapatkan tambahan storage ketika kapasitas yang termasuk dalam lisensinya sudah habis.

Nah fitur ini sendiri saat ini masih berada dalam tahap Public Preview dan ditujukan untuk pelanggan OneDrive komersial, jadi dengan kata lain untuk kita pengguna umum, perubahan ini tidak berlaku guys.

Cara Kerjanya Bukan Beli Storage dari Nol

Selain itu, ada satu hal yang perlu diperhatikan karena PAYG ini bukan berarti perusahaan bisa membeli storage OneDrive per GB sejak awal.

TONTON JUGA:

Jadi, modelnya baru berlaku ketika seorang pengguna sudah melewati storage quota yang diberikan oleh lisensinya.

Nah misalnya seorang pengguna sudah menggunakan seluruh kapasitas yang tersedia, administrator bisa mengaktifkan PAYG sehingga pengguna tersebut tetap bisa mendapatkan tambahan storage dan organisasi membayar berdasarkan storage ekstra yang benar-benar digunakan.

Baca Juga : Microsoft Rilis KB5124010 untuk Windows 11, Bawa Banyak Fitur Baru

Selain itu, Microsoft menyebut model ini memberikan lebih banyak fleksibilitas bagi organisasi, karena Administrator bisa memilih pengguna tertentu yang membutuhkan tambahan storage, kemudian membayar penggunaan storage ekstra tersebut tanpa harus memberikan kapasitas tambahan kepada seluruh pengguna.

Untuk perusahaan dengan beberapa pengguna yang memiliki kebutuhan storage jauh lebih besar dibandingkan pengguna lainnya, model seperti ini tentunya bisa lebih fleksibel karena semuanya bisa diatur tanpa harus berpengaruh ke pengguna lain.

Kapan Mulai Tersedia?

Nah untuk saat ini fitur PAYG masih berada dalam tahap Public Preview, namun Microsoft berencana mulai melakukan rollout General Availability pada November 2026 untuk pelanggan OneDrive komersial secara global, termasuk environment GCC, GCC High, dan DoD dengan target selesai sebelum akhir 2026.

Dan yang pasti, fitur ini tidak akan tersedia untuk akun OneDrive personal, dan untuk sekarang, fitur PAYG ini lebih ditujukan untuk kebutuhan perusahaan yang memiliki pengguna dengan kebutuhan storage besar, bukan untuk pengguna OneDrive biasa.

Via : OneDrive


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation