via wccftech

Salah satu negara bagian jerman “Hessen”, diberitakan telah melarang Microsoft Office 365. Perangkat lunak Microsoft ini dilarang dan tidak dijinkan untuk digunakan pada Sekolah sekolah negara bagian tersebut.

Dalam pengumuman pada situs resmi kantor Hessen Data Protection and Information Freedom menjelaskan bahwa Microsoft Office 365 mengumpulkan telemetri dan mengirimkan informasi ke server yang berlokasi di Amerika Serikat, dengan itu, mereka memutuskan untuk melarang penggunaan Microsoft Office 365.

Sebelum itu, kisah ini bermulai dari beberapa tahun lalu, ketika Microsoft memutuskan untuk mengatasi semua masalah dengan mendirikan Dedicated German Cloud Service, yang diperuntukan untuk menyimpan data dari pelanggan dinegara tersebut. Namun semua berubah pada tahun 2018, Dengan bebeapa alasan Microsoft menyerah pada layanan cloud Jerman, dan melanjutkan melakukan transfer informasi yang dikumpulkan dari pelanggan lokal ke server di Amerika Serikat.

Dalam konteks ini, menggunakan Office 365 di sekolah Hessen tidak diperbolehkan, karena pemerintah AS dapat mengakses informasi milik pelanggan Jerman, Dan dengan hal ini menjadikan Kekhawatiran yang sama menargetkan Sistem Operasi andalan Microsoft, Windows 10.

“Dengan menggunakan sistem operasi Windows 10, sejumlah besar data telemetri ditransmisikan ke Microsoft. Konten ini tidak menjelaskan meskipun pertanyaan berulang, dan konten tersebut juga transmisikan dengan menggunakan Office 365,” pengawas mengatakan.

Dikarenakan masalah ini, Microsoft mengatakan mereka akan bekerja dengan pihak berwenang di Hessen untuk menyelesaikan masalah ini, meskipun saat ini belum jelas apakah Microsoft akan mengembalikan server jerman untuk menyimpan data pelanggan lokal.

Nah bagaimana menurutmu mengenai hal ini? tentu saja kita sebagai orang Indonesia santai santai saja. \( ̄︶ ̄*\))

Via : News Softpedia, Jerman

  Selamat Jalan Android Q  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.