Sebagai pengguna WhatsApp, pastinya saya sering menghubungkan WhatsApp saya ke WhatsApp Web atau ke WhatsApp Desktop di Windows 10 yang saya gunakan, karena memang tidak setiap saat saya memegang smartphone dan aktif disana.

Nah mengenai WhatsApp, sudah hampir lima bulanan ini saya mengikuti bagian dari Multi-Device Beta yang tersedia dihalaman Settings > Linked Devices di aplikasi WhatsApp iOS yang saya gunakan, dan berkaitan dengan hal tersebut, rasanya saya ingin membagikan pengalaman saya ketika menggunakan Multi-Device Beta di WhatsApp, kelebihan dan kekurangan yang saya rasakan.

Cara Begabung dengan Multi-Device Beta di WhatsApp

Nah untuk kasus saya, di aplikasi WhatsApp, kita bisa masuk ke Settings > Linked Devices kemudian pada bagian Multi-Devices Beta kamu tinggal bergabung saja.

Saya kurang tahu jika di Android apakah akan ada fitur dan pilihan serupa, namun dalam beberapa kasus yang saya lihat, kadang opsi Multi-Device Beta ini ada, dan kadang juga tidak. Komen dibawah jika kamu tahu guys.

Kelebihannya

Untuk kelebihannya tentu yang paling bermanfaat yang saya rasakan adalah kemampuan untuk menjalankan WhatsApp Web/ Desktop tanpa harus terhubung dengan Smartphone secara realtime, dengan kata lain, jika Smartphone kita mati, misalkan habis battery atau tidak terkoneksi dengan jaringan, maka WhatsApp Web/ Desktop dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Selain itu, saya rasa kelebihan lainnya masih sama, seperti kemampuan end to end encryptions ketika memulai pesan masih tersedia, dan lainnya, malah menurut saya kelebihan mengikuti Multi-Device Beta di WhatsApp ini hanya satu kemampuan saja yang saya rasakan menjadi kelebihan khususnya.

Kekurangannya

Berbeda dengan kelebihan yang saya rasakan hanya ada satu saja, kekurangannya ada dua yang saya rasakan. Apa sajakah itu? berikut saya bahas.

Yang pertama adalah startup performance saya rasa sangat lambat jika dibandingkan dengan menggunakan WhatsApp Web non Multi-Device Beta. Dimana ketika kita pertama kali membuka WhatsApp Web/ Desktop, loading akan terasa sangat lama sekali, mungkin membutuhkan waktu sekitar 8 – 10 detik dibandingkan tidak tergabung dengan Multi-Device Beta.

Yang kedua adalah kadang pesan yang tampil di Smartphone tidak tampil di WhatsApp Web/ Desktop, misalkan saja contohnya seperti pada gambar berikut.

Di aplikasi WhatsApp yang saya gunakan di iPhone saya, pesan tampil dengan normal. Kasus seperti ini memang hanya terjadi kadang kadang saja, namun saya mendapati kasus seperti ini bukan hanya sekali, jadi ini cukup merepotkan.

Selain itu, jika saya tidak tergabung dengan Multi-Device Beta di WhatsApp, pesan akan tampil dengan normal, contohnya sebagai berikut.

Kesimpulan

Pada dasarnya fitur ini memang sangat unik dan membantu sekali, namun karena masih berstatus Beta, tentu masih ada kekurangan yang ada didalam fitur ini, contohnya saja seperti apa yang saya sebutkan diatas.

Untuk fitur sendiri, kemampuan untuk menjalankan WhatsApp Web/ Desktop tanpa harus terhubung dengan Smartphone secara realtime tentu sangat bermanfaat, terlebih jika dalam kondisi Smartphone kita mati karena kehabisan battery atau tidak terhubung dengan jaringan, maka kita bisa melanjutkan komunikasi dengan normal dengan WhatsApp Web/ Desktop. Ini benar benar sangat membantu saya, namun itu, kekurangannya tadi cukup merepotkan, terlebih jika pesan yang harusnya tampil malah tidak tampil, jadi terpaksa kita harus membuka Smartphone hanya untuk melihat satu pesan tersebut saja.

Nah itulah pengalaman dan review singkat saya mengenai Multi-Device Beta di WhatsApp, apakah kamu juga telah bergabung? jika iya, jangan sungkan untuk berikan pendapat dan opinimu dibawah guys.

Terima kasih.

  ⚡️ 3 JUTAAN! 7 Alasan Kenapa Beli OPPO A76 (Review)  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.