Proyek Iseng CTO Microsoft DOOM Kini Bisa Dimainkan di Microsoft Paint

Jika kamu adalah player lama, kamu mungkin tahu game DOOM, dimana menariknya, kali ini game tersebut berhasil dijalankan di Paint.

Nah ini sih bukan hal aneh ya, mengingat sebelumnya DOOM sendiri pernah berhasil dijalankan di kalkulator, printer, Notepad, PDF dan bahkan didalam Minecraft. Dan kali ini, dia berhasil dijalankan di Paint, dan project ini ternyata bukan dibuat oleh developer iseng biasa, melainkan oleh Mark Russinovich, CTO Microsoft Azure sekaligus salah satu tokoh paling dikenal di dunia Windows.

Project yang diberi nama DoomPaint ini memungkinkan game DOOM berjalan di dalam aplikasi Microsoft Paint, namun bukan berarti Paint kini tiba-tiba berubah menjadi game engine.

Sesuai penjelasan Mark Russinovich sendiri, setiap frame dari DOOM sebenarnya dikirim ke Clipboard Windows, kemudian langsung ditempel (Paste) ke kanvas Paint sebagai sebuah edit dokumen.

TONTON JUGA:

Artinya, Paint hanya bertindak sebagai media untuk menampilkan gambar yang terus diperbarui.

"Paint renders the game but does not compute it. Paint computes nothing. Paint has never computed anything. That's the joke."

Nah dengan kata lain, Paint hanya menjadi “layar”, sedangkan seluruh proses menjalankan game tetap dilakukan oleh aplikasi lain.

Baca Juga : LibreOffice Sindir Microsoft, Lifetime License Office 2021 Tidak Seumur Hidup

Frame Rate Gimana?

Karena setiap frame harus melewati Clipboard lalu ditempel ke Paint, performanya tentu tidak bisa disamakan dengan memainkan DOOM secara normal.

Menurut penjelasan pembuatnya, performa kadang mulus, namun kadang juga lambat, bahkan Russinovich sendiri menyebut performanya sebagai “spreadsheet-tier framerate”, atau kira-kira sekelas animasi di Microsoft Excel.

Lemot, jelas iya, tapi perlu dipertegas bahwa project ini memang bukan dibuat untuk menamatkan DOOM, melainkan sekadar membuktikan bahwa ide yang terdengar mustahil ternyata bisa diwujudkan.

Tetap Ada Suara dan Musik

Nah yang menarik adalah DoomPaint ternyata tidak hanya menampilkan visual saja karena audio, efek suara, bahkan musik khas DOOM juga tetap berjalan dengan normal.

Jadi, meskipun tampilannya terus menerus melakukan proses Paste ke Paint, pengalaman bermainnya masih terasa cukup utuh. Menarik bukan.

Baca Juga : Ukuran File di File Explorer Kini Tidak Lagi Selalu Ditampilkan dalam KB

Nah projectnya sendiri bisa kamu lihat pada halaman GitHub berikut, dan jika kamu lihat, tampaknya project ini dibuat dengan bantuan AI juga karena ada Claude dan Copilot yang menjadi kontributor selain dari markrussoinovich ini.

Bagaimana menurutmu mengenai project ini? komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation