Kita tahu Windows 11 mungkin sudah jauh berbeda dari Windows 95, baik dari segi tampilan maupun teknologi di baliknya. Namun, siapa sangka guys, ternyata sistem operasi terbaru Microsoft ini masih menyimpan bagian kode lama dari era Windows 95, tepatnya memory management yang bisa digunakan untuk menjaga aplikasi lawas tetap berjalan.
Nah jadi, komponen tersebut bernama EmulateHeap, dimana fitur kompatibilitas ini masih tersedia di Windows 11 versi 26H2 dan dirancang untuk membantu aplikasi lama yang bergantung pada cara Windows 95 mengelola memori.
Dan menariknya, kisah di balik teknologi ini berawal dari sebuah game legendaris, SimCity.
Berawal dari bug di game SimCity
Menurut informasi yang terungkap, pada dasarnya, aplikasi meminta memori kepada Windows saat berjalan, kemudian membebaskannya ketika sudah tidak diperlukan. Namun masalah muncul ketika aplikasi masih mencoba membaca memori yang sudah dibebaskan tersebut, dimana kondisi ini dikenal sebagai use-after-free dan merupakan bug yang seharusnya diperbaiki di sisi aplikasi.
Dan versi SimCity untuk Windows 3.x ternyata memiliki masalah tersebut. Menurut cerita yang dibagikan Joel Spolsky, salah satu pendiri Stack Overflow sekaligus mantan engineer Microsoft, game itu tetap berjalan dengan baik di Windows 3.x karena memori yang dibebaskan tidak langsung digunakan kembali.
Masalah baru muncul ketika SimCity diuji pada versi beta Windows 95, dimana game tersebut tidak lagi berjalan dengan benar karena sistem pengelolaan memorinya sudah berubah.

Alih-alih menunggu pengembang game memperbaiki masalah tersebut, Microsoft justru menambahkan kode khusus ke Windows 95. Dimana sistem akan mendeteksi SimCity dan mengubah cara pengalokasian memori agar memori yang sudah dibebaskan tidak langsung digunakan kembali.
Dengan kata lain, Microsoft sampai mengubah perilaku sistem operasinya demi mempertahankan kompatibilitas dengan satu game tersebut.
EmulateHeap membawa kembali perilaku Windows 95
Nah kasus SimCity bukan satu-satunya masalah kompatibilitas yang dihadapi Microsoft. Sejumlah aplikasi lawas ternyata juga mengandalkan perilaku memory managament Windows 95, termasuk asumsi bahwa nilai di memori yang sudah dibebaskan masih bisa dibaca.
Ketika aplikasi tersebut dijalankan pada Windows versi lebih baru, perbedaan cara pengelolaan memori bisa membuatnya mengalami crash. Microsoft kemudian menyediakan solusi bernama EmulateHeap.
Yang berdasarkan penjelasan engineer Microsoft Raymond Chen dalam kolom Windows Confidential pada 2010, mekanisme ini mengalihkan berbagai pemanggilan fungsi pengelolaan memori ke implementasi pengganti yang meniru perilaku Windows 95.
Yang cukup mengejutkan, Microsoft tidak sekadar menulis ulang perilaku tersebut dari awal. Chen menjelaskan bahwa Microsoft mengambil salinan kode sumber Heap Manager Windows 95, mengompilasinya kembali, lalu memasukkannya ke dalam infrastruktur kompatibilitas aplikasi Windows.
Artinya, sebagian kode lama dari Windows 95 memang masih menjadi bagian dari mekanisme kompatibilitas yang tersedia di Windows modern.
Namun, bukan berarti Windows 11 diam-diam menjalankan Windows 95 di latar belakang, karena kode tersebut baru dimuat dari penyimpanan ketika EmulateHeap diaktifkan untuk aplikasi tertentu saja.
Cara menemukan EmulateHeap di Windows 11
Nah untuk kamu yang penasaran, ternyata EmulateHeap bisa ditemukan melalui Compatibility Administrator, sebuah tool Microsoft untuk melihat dan mengelola perbaikan kompatibilitas aplikasi.
Tool ini tersedia melalui Windows Assessment and Deployment Kit (ADK) dan berikut cara untuk menemukan EmulateHeap tersebut.
- Download dan jalankan installer Windows ADK dari Microsoft.
- Saat memilih komponen instalasi, cukup pilih Application Compatibility Tools.
- Setelah instalasi selesai, cari Compatibility Administrator melalui Start Menu. Untuk aplikasi era Windows 95, buka versi 32-bit karena banyak aplikasi dari periode tersebut menggunakan arsitektur 32-bit.
- Di bagian Custom Databases, klik kanan New Database, kemudian pilih Create New > Compatibility Mode.
- Scroll daftar compatibility fix yang tersedia sampai menemukan EmulateHeap.

Nah jadi, pada akhirnya keberadaan EmulateHeap menunjukkan betapa pentingnya kompatibilitas ke belakang bagi Windows. Meski tampilannya terus berubah, Microsoft masih perlu mempertahankan sejumlah perilaku lama agar aplikasi yang dibuat puluhan tahun lalu tetap memiliki peluang untuk berjalan di sistem operasi modern.
Meskipun begitu, tentu tidak semua aplikasi lawas bisa diselamatkan oleh teknologi tersebut, sehingga solusi terbaik jelas adalah memperbarui ke teknologi yang sesuai dan modern.
Nah bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.
Via : Windows Latest
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Komentar