Apple: Mengikuti Langkah Microsoft Adalah Ide yang Buruk

Wartawan senior yang memiliki koneksi erat dengan Microsoft, Tom Warren, menanggapi sinis rilis iPad generasi baru yang diluncurkan Apple pada tanggal 12 September lalu. “Saya heran, semua iPad sekarang ingin jadi Surface.” tulis Warren dalam salah satu artikel di TheVerge.

Ketika merilis iPad original, Steve Jobs mengkritisi netbook, jenis laptop kecil dengan spek minimalis yang mulai dirilis para produsen laptop pada sekitar dekade awal 2000. “Netbook tidak lebih baik untuk apa pun,” ujar Steve Jobs menertawakan produk ini sambil memperkenalkan iPad, tablet yang merupakan visi Apple untuk masa depan ‘era pasca-PC’. “Kita memerlukan perangkat ‘kategori ketiga’ yang akan lebih baik untuk mengerjakan tugas-tugas ini dibandingkan laptop atau smartphone, atau jika tidak, maka tidak ada alasan perangkat ini untuk ada,” ujar Jobs sebagai penutup.

iPad pada saat itu memang berhasil menjadikan netbook tampak seperti perangkat komputasi murahan. Dengan harga dan kelancaran penggunaan yang ditawarkannya, iPad berhasil menggantikan kebutuhan akan sebuah netbook, laptop spek sederhana yang hanya diperlukan untuk browsing dan tugas-tugas ringan.

Microsoft menjawab tantangan iPad ini dengan Surface, sebuah perangkat yang meskipun berfungsi tidak optimal sebagai tablet, namun bisa menggantikan sebuah laptop dengan maksimal. Dan kini setelah satu dekade berlalu sejak iPad original dirilis, kita menyaksikan dalam keynote Apple bahwa iPad kini mempromosikan fungsionalitas yang baru, dengan sebuah keyboard dan stylus… Ups bukan, Apple Pencil.

Perubahan ini sangat signifikan dalam pemosisian iPad di lini perangkat komputasi. Kalau dulu semua orang merasa oke-oke saja menggunakan iPad tanpa keyboard, kini Apple menorong penggunanya untuk memiliki dan memanfaatkan keyboard tersebut. Dan iPad kini benar-benar mirip dengan Surface!

Memang ada perbedaan. Pemilik Surface sudah pasti akan membeli keyboard opsional ini karena Surface lebih powerful sebagai sebuah PC dibandingkan bentuk tabletnya. Sementara itu, iPad lebih powerful sebagai tablet, meskipun kini sedang berusaha mengais-ngais ranah PC yang ditempati oleh Surface.

via TheVerge

Ada lagi yang unik. iPad kini terang-terangan membandingkan dirinya dengan PC berbasis Windows. Semakin jelas target pemasaran perangkat ini. Apalagi dengan dirilisnya iPadOS yang menjadikan sebuah iPad (diharapkan) lebih dekat dengan PC alih-alih tablet biasa.

Nampaknya Microsoft dan Apple kini sudah mulai bersinggungan dalam wilayah perangkat yang dibutuhkan pengguna secara spesifik untuk mengerjakan aktivitas pekerjaan ringan. Kedua perangkat yang saling bertempur ini memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing di ranah tersebut. Bagaimana pendapat kamu, siapa yang akan menjadi pemenang di segmen ini?

Sumber: TheVerge

  Android 10 vs iOS 13 — Eps.1!  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.