Nah jika kamu berencana untuk menjual, memberikan, mengembalikan atau mendaur ulang PC Windows 11, ada satu hal yang tentu tidak boleh dilupakan, yaitu menghapus data pribadi yang masih tersimpan di dalamnya.
Mengenai hal tersebut, umumnya kebanyakan pengguna jelas akan melakukan clean install dengan file ISO yang tersedia, tapi tentu tidak semua pengguna akan melakukan hal yang sama. Dan solusinya tentu adalah melakukan reset data dari settings.

Nah mengenai hal tersebut, tampaknya Microsoft sedang menyiapkan cara yang lebih aman untuk melakukan hal tersebut melalui fitur Cloud rebuild.
Fitur ini kabarnya telah mendapatkan peningkatan pada Windows 11 Insider Experimental Preview Build 26340.9502, dimana Microsoft menambahkan opsi untuk melakukan drive sanitization sebelum Windows di-install ulang.
Ada Opsi Remove & Sanitize Files
Menurut kabar yang beredar, Cloud rebuild merupakan opsi recovery Windows 11 yang melakukan reinstall Windows menggunakan image Windows dan driver yang diunduh melalui Windows Update.
Berbeda dengan metode recovery biasa yang bisa bergantung pada kondisi Windows yang sedang terpasang, Cloud rebuild dirancang untuk mengembalikan PC ke kondisi Windows yang bersih dan dikenal baik.
Nah, pada build terbaru, ketika menjalankan Cloud rebuild melalui Windows Recovery Environment, pengguna kini akan menemukan dua pilihan yaitu Remove files dan Remove & sanitize files.

Jika kamu memilih Remove & sanitize files, Windows akan meminta storage hardware untuk melakukan proses secure erase terhadap data sebelum melakukan reinstall Windows.
Yang berarti, prosesnya bukan sekadar menghapus file kemudian menandai ruang tersebut sebagai kosong. Storage akan diminta untuk menghapus data dengan metode yang dirancang agar data lama menjadi jauh lebih sulit untuk dipulihkan.
Cocok Sebelum PC Berpindah Tangan
Nah secara umum, metode ini sangat berguna untuk kondisi dimana PC tersebut tidak akan lagi menjadi milik kita, misalkan jika kita ingin menjualnya, memberikan PC kepada orang lain, mengembalikan perangkat kantor, atau lainnya.
Dan dalam kondisi seperti itu, menghapus file biasa mungkin belum cukup karena data yang sudah dihapus terkadang masih dapat dipulihkan menggunakan tool tertentu.
Sementara itu, Remove & sanitize files dirancang untuk membuat data tersebut jauh lebih sulit dipulihkan. Tapi perlu diingat, Microsoft sendiri tidak mengatakan bahwa proses tersebut membuat data mustahil untuk dipulihkan. Jadi tetap ada batasan yang perlu diperhatikan
Selain itu, keberhasilan proses sanitization bergantung pada storage hardware yang digunakan, karena Windows dapat meminta storage device melakukan erase operation dan membaca hasil yang diberikan oleh perangkat tersebut, tetapi Windows sendiri tidak dapat melakukan verifikasi independen bahwa storage benar-benar melakukan proses tersebut dengan sempurna.
Nah bagaimana menurutmu? untuk sekarang fitur Remove & sanitize files ini masih berada di Experimental Channel, sehingga belum tersedia untuk pengguna Windows 11 Stable, tapi jelas fitur ini cukup menarik untuk kita tunggu.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Leave a Comment