
Banyak perubahan yang akan terjadi seiring dengan perilisan Windows 10 tahun depan, salah satunya adalah Windows Store.
Bersamaan dengan perilisan Windows 10, seluruh distribusi aplikasi baik itu untuk Desktop, Tablet, maupun Smartphone bakal dilakukan melalui Windows Store. Ini artinya tidak akan ada lagi Windows Phone Store (bahkan Windows Phone juga bakal berganti nama menjadi Windows!)
Dengan begitu baik pengguna desktop, tablet, maupun smartphone bisa mendapatkan aplikasi dari satu tempat yang sama.
Developer nantinya juga bisa merilis aplikasi untuk desktop, tablet, ataupun smartphone dengan menggunakan code base yang sama. Microsoft akan menyediakan API layer yang konsisten, desain dan UX yang konsisten, serta tools yang fleksibel untuk memudahkan developer membuat Universal Apps.
Dengan strategi ini diharapkan pengguna Windows bisa menikmati aplikasi favorit di berbagai device yang mereka miliki, sekaligus memudahkan developer dalam memperluas market share aplikasinya.
Dengan rencana besar ini tidak heran jika akhirnya Microsoft memutuskan untuk menaikkan ongkos yang harus dibayarkan developer aplikasi Windows Store. Semoga saja kenaikan ongkos tersebut tidak berimbas kepada turunnya minat developer dalam mengisi aplikasi di Windows Store.
via microsoft
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
