Cara Menghubungkan Product Key Windows 10 dengan Akun Microsoft (1)

Karena sebagian besar waktu saya habiskan dengan mengetik, entah sejak kapan saya jadi sering berganti-ganti laptop. Saya menikmati mencoba berbagai tipe laptop, dan untuk menekan pengeluaran, saya jadi bersahabat dengan bursa laptop second.

Kalau teman-teman melihat laptop yang saya review kelihatannya menyenangkan dan enak dicoba, percayalah bahwa laptop yang saya akuisisi itu hanya sekitar 20% dari yang pernah saya kunjungi dan saya tawar. Seringkali saya membatalkan membeli laptop karena satu dan lain hal. Dan laptop yang saya beli pun tak lepas dari kekurangan yang coba saya toleransi. Misalnya, mungkin teman-teman yang membaca review laptop saya di Winpoin sempat ingat bahwa saya sempat membeli Thinkpad x230 dalam kondisi bagus.. Tapi keyboardnya versi Jepang! Atau saat saya mendapatkan Dell Latitude 6530 yang punya daya tahan baterai ala monster, tapi beratnya seperti anak gajah. Atau juga saat saya membeli Surface Pro 3 murah.. Tapi layout keyboardnya AZERTY. Nah, pengalaman-pengalaman dengan aneka laptop yang berbeda tersebut ingin saya bagikan dengan teman-teman dalam bentuk tips memilih laptop second!

Sebelumnya, saya perlu mengungkapkan bahwa saya kurang berani membeli laptop dari toko online, apalagi laptop second dari toko online. Meskipun ada opsi pengembalian, saya agak malas harus mengurus pengembalian laptop yang tentu saja banyak menyita waktu. Jadi saya lebih suka membeli laptop dari toko laptop second lokal atau bertemu penjual dengan bantuan olx.co.id agar saya dapat memeriksa laptop tersebut secara langsung. Jadi semua tips ini dibuat dengan asumsi teman-teman menemui penjual dan menilai laptopnya secara langsung.

 

1| Periksa Kesesuaian Spek

Sebelum membeli laptop, tentu saja kita sudah menerima informasi tentang spek yang dijanjikan. Apa processor yang digunakan, berapa besar RAM, berapa besar storage, jenis apakah storage-nya, HDD atau SSD, dan sebagainya. Nah, kamu harus mencocokkannya satu per satu. Untuk melakukan ini, kamu bisa mengetikkan dxdiag pada fitur Run yang dapat kamu akses dengan menekan tombol Windows+R. Kamu akan mendapatkan informasi tentang perangkat yang sedang kamu hadapi.

Jika ingin lebih lengkap lagi, kamu bisa minta izin menginstal speccy untuk memeriksa spek laptop tersebut. Saya yakin penjualnya tidak akan keberatan kok.

 

2| Periksa Kondisi Baterai

Laptop secara umum digunakan untuk melakukan pekerjaan mobile. Oleh karena itu jika laptop yang kamu incar hanya kuat menyala di bawah dua jam, sebaiknya tidak dipilih. Gaming laptop secara umum memang punya daya tahan baterai yang lebih singkat. Ini dikarenakan banyak sekali hal yang harus di-handle oleh laptop khusus bermain game tersebut, seperti GPU yang lebih besar, kipas yang jauh lebih kencang, dan banyak lagi.

Kamu perlu memeriksa berapa lama laptop incaranmu bertahan menyala. Kamu bisa memperkirakannya dari ikon baterai di sudut kanan bawah taskbar atau menggunakan tips berikut: Buka PowerShell dengan mengklik kanan start menu dan pilih PowerShell. Kemudian ketikkan perintah berikut:

powercfg /batteryreport

Kamu akan mendapatkan laporan penggunaan baterai laptop tersebut, sehingga bisa memperkirakan berapa lama daya tahan baterai saat kamu menggunakannya.

Jangan lupa, kamu juga harus memeriksa apakah charger bisa mengisi daya baterai dengan baik. Pemeriksaan fisik sangatlah penting!

 

3| Periksa Kondisi Layar

Periksa kondisi layar menyeluruh. Bagaimana tingkat kecerahannya, apakah ada white spot atau titik dengan warna tertentu yang tak mau hilang, atau bahkan sebuah garis? Memperbaiki layar akan menyusahkan. Karena itu lebih baik memilih laptop dengan layar yang dalam kondisi baik.

Jika kamu memilih laptop berlayar sentuh, periksa dengan saksama semua titik di layar. Apakah enak disentuh dan dioperasikan.

 

4| Periksa apakah semua tombol berfungsi (Termasuk Keyboard)

Periksa apakah tombol power, pengunci layar, kensington lock, atau tipe tombol lainnya berfungsi. Jangan lupa, coba tekan semua tombol keyboard. Semua tombol tersebut juga harus berfungsi dengan baik. Jika laptop yang kamu incar memiliki pemutar disc, maka periksa juga tombol untuk eject pada perangkat.

 

5| Periksa Kondisi Touchpad

Periksa apakah touchpad berfungsi dengan baik. Bagaimana klik kiri, klik kanan, lalu bagaimana pengoperasian sesuai dengan dukungan driver perangkat. Misalnya jika perangkat menggunakan Windows Precision Driver, maka touchpad tersebut harus dapat menjalankan semua gestur dari Windows Precision.

 

6| Jika diberikan box, periksa kesesuaian nomor seri dan kondisi garansi

Dalam paket pembelian, terkadang kita beruntung mendapatkan laptop yang masih lengkap memiliki box, lengkap dengan nomor garansinya. Periksa kesesuaian nomor seri dan juga kartu garansi yang diberikan. Ini sangat penting untuk dapat mengklaim garansi jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.

 

7| Periksa apakah terdapat dent atau baret pada fisik laptop

Periksa apakah ada baret atau dent pada fisik laptop. Meskipun mungkin kamu tidak menganggapnya sebagai gangguan, tapi ini merupakan hal yang sangat signifikan untuk membantu kamu meningkatkan nilai tawar. Laptop dengan banyak baret dan dent bisa ditawar lebih murah (itu pun kalau kamu benar-benar menginginkan laptop ini).


Nah, itulah 7 hal yang perlu diperhatikan saat membeli laptop second. Apakah kamu punya tips lain? Bagikan wawasan kamu kepada teman-teman lainnya dengan menuliskannya di kolom komentar!

  Apa Kabar Windows Phone..??  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.