Apple Bakal Memeriksa Link iCloud Publik untuk Konten Berbahaya, Privasi Pengguna Jadi Sorotan

Apple kabarnya akan mulai memeriksa konten yang dibagikan melalui link publik iCloud, dimana kebijakan baru ini akan berlaku pada iOS, iPadOS, macOS, dan visionOS 27.3 atau versi lebih baru yang dijadwalkan hadir pada Desember 2026.

Nah pemeriksaan tersebut secara khusus menyasar pengguna yang membagikan foto melalui iCloud Photos atau file dari iCloud Drive menggunakan opsi Anyone with the link.

Yang berarti, siapa pun yang memiliki link tersebut dapat mengakses kontennya, termasuk Apple sendiri.

Link iCloud Publik Tidak Dilindungi Enkripsi End-to-End

TONTON JUGA:

Nah Apple sendiri menjelaskan bahwa konten yang dibagikan melalui link publik tidak menggunakan enkripsi end-to-end (E2EE), dimana hal ini tetap berlaku meskipun pemilik akun atau peserta berbagi telah mengaktifkan Advanced Data Protection.

Dengan begitu, perlindungan enkripsi untuk konten yang dibagikan secara publik berbeda dari file pribadi yang tersimpan di iCloud, sehingga Apple dapat memeriksa konten yang tersedia melalui link tersebut.

Apple Belum Menjelaskan Arti Konten Berbahaya

Nah bagian yang cukup menarik adalah Apple belum menjelaskan secara spesifik kategori konten yang dianggap berbahaya, dan belum diketahui apakah pemeriksaan hanya mencakup materi ilegal dan malware, atau juga kategori konten lain yang dianggap bermasalah oleh perusahaan.

Apple juga belum memberikan kejelasan apakah pemeriksaan hanya berlaku untuk link yang dibuat setelah kebijakan ini diterapkan atau turut mencakup link publik yang sudah ada.

Sehingga tentu, ketidakjelasan ini justru bisa menimbulkan pertanyaan bagi pengguna yang selama ini memanfaatkan iCloud untuk berbagi file.

Apple Bisa Menghapus Konten hingga Menonaktifkan Akun

Selain itu, Apple juga memberikan peringatan bahwa mereka berhak memindahkan, menolak, mengubah, menghapus, atau menghilangkan konten yang dianggap berbahaya kapan saja.

Bahkan, tindakan yang dapat diambil tidak terbatas pada penghapusan file, karena Apple juga menyebut kemungkinan memblokir atau menonaktifkan Apple Account, mencegah pembuatan akun baru menggunakan alamat email atau nomor telepon terkait, hingga melibatkan penegak hukum jika diperlukan.

Bagi pengguna, hal terpenting adalah memahami bahwa berbagi file menggunakan opsi Anyone with the link bukan berarti konten tersebut sepenuhnya privat dari Apple, dan jika ingin menjaga privasi file, sebaiknya pertimbangkan kembali penggunaan link publik dan pahami konsekuensi dari metode berbagi tersebut.

Nah bagaimana menurutmu guys? komen dibawah.

Via : Apple


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Komentar

Memuat komentar…