Bukan Karena AI, Microsoft Akhirnya Akui Penyebab Windows 11 Laris

Selama beberapa tahun terakhir ini, bisa dibilang Microsoft dan para produsen PC cukup gencar mempromosikan AI PC sebagai alasan utama mengapa pengguna mulai beralih ke Windows 11.

Namun kini, Microsoft akhirnya mengakui sesuatu yang sebenarnya sudah cukup lama diperkirakan banyak orang, yap, lonjakan penjualan PC Windows 11 ternyata lebih banyak didorong oleh berakhirnya dukungan Windows 10, bukan karena AI atau fitur keren yang ada di Windows 11.

Microsoft Akhirnya Mengakuinya

Nah dalam laporan terbaru Microsoft menyebut bahwa penjualan Windows OEM mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, namun yang menarik adalah penjelasan mereka mengenai penyebabnya.

"Windows OEM... benefited from Windows 10 end of support."

TONTON JUGA:

Yang artinya, Microsoft mengakui bahwa peningkatan penjualan PC yang terjadi sebelumnya memang dipengaruhi oleh banyaknya pengguna yang membeli perangkat baru karena Windows 10 akan memasuki masa End of Support, bukan semata-mata karena fitur AI yang ditawarkan Windows 11.

Padahal selama ini narasi yang sering muncul adalah AI PC menjadi daya tarik utama Windows 11, ternyata fakta dibaliknya justru berbeda.

Bahkan, baru baru ini HP juga membongkar fakta bahwa 30% pengguna perangkat mereka masih menggunakan Windows 10 via Extended Security Update.

Windows 10 Justru Diperpanjang Lagi

Yang membuat situasi semakin menarik adalah Microsoft kini justru memberikan perpanjangan dukungan Windows 10 hingga Oktober 2027 melalui program Extended Security Updates (ESU).

Baca Juga : Microsoft Diam Diam Perpanjang Dukungan Windows 10 Hingga 2027, Pengguna ESU Dapat Bonus 1 Tahun!

Bahkan Microsoft mulai mengirim email kepada pengguna Windows 10 yang berisi informasi bahwa mereka masih bisa memperoleh dukungan keamanan satu tahun lagi, yang mana tentu langkah ini membuat tekanan untuk segera berpindah ke Windows 11 menjadi jauh lebih kecil.

Nah bisa dibilang sih pengakuan Microsoft ini justru memperjelas kondisi pasar PC saat ini dimana AI memang menjadi teknologi yang menarik, tetapi bagi sebagian besar pengguna, alasan membeli laptop atau PC baru masih sangat sederhana, yaitu perangkat lama sudah tidak lagi didukung, atau mereka membutuhkan perangkat yang lebih cepat untuk pekerjaan sehari-hari.

Dan mungkin inilah alasan mengapa belakangan Microsoft mulai lebih serius memperbaiki “hal-hal mendasar” di Windows 11, karena pada akhirnya, pengalaman menggunakan sistem operasi setiap hari masih jauh lebih penting dibanding sekadar hadirnya fitur AI yang belum tentu digunakan oleh semua orang.

Via : Microsoft


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation