CEO Xbox Ungkap Visi Jadikan Konsol sebagai Platform Terbuka

Melalui divisi Xbox mereka, Microsoft kembali menegaskan arah barunya di industri game yang dalam pernyataan CEO Xbox Asha Sharma, masa depan Xbox akan bergerak menuju konsep platform yang lebih terbuka, bukan sekadar konsol tradisional seperti yang dikenal selama ini.

Nah visi ini sebenarnya bukan muncul tiba tiba guys, karena sebelumnya dalam komunikasi internal bersama pimpinan Xbox lainnya, Sharma menyebut ada tiga pilar utama yang akan menjadi fondasi ke depan, yaitu keterjangkauan, personalisasi, dan keterbukaan.

Dari ketiga aspek tersebut, “terbuka” menjadi yang paling menarik perhatian karena berpotensi mengubah cara kerja ekosistem konsol itu sendiri. Nah menurut Sharma, “terbuka” di sini bukan sekadar istilah pemasaran. Ia menggambarkan Xbox sebagai ruang yang lebih fleksibel, baik untuk pemain maupun kreator.

TONTON JUGA:

Artinya pengguna diharapkan memiliki lebih banyak kontrol atas pengalaman bermain mereka, mulai dari kustomisasi hingga bagaimana mereka mengakses dan menikmati konten.

Nah isu ini memang sudah lama menjadi spekulasi, terutama dengan munculnya tren perangkat gaming yang semakin mendekati ekosistem PC, di mana pengguna bisa mengakses berbagai toko digital seperti Epic Games melalui Epic Games Store.

Jadi kawan kawan, jika dulu game harus dari toko resmi mereka dan pengalaman pengguna relatif dibatasi, mungkin kedepannya pengguna bisa bebas menngatur pengalaman bermain dan akan ada lebih banyak opsi, fitur akses dan kemungkinan ekosistem sehingga membuat konsol lebih terasa “open” seperti PC.

Namun tentu, bukan berarti Xbox akan jadi langsung mirip PC, dan belum pasti juga akan ada store lain seperti Epic Games masuk ke Xbox, ketika pembahasan mulai masuk ke hal yang lebih konkret seperti kemungkinan hadirnya storefront pihak ketiga di konsol Xbox, Sharma memilih untuk tidak memberikan jawaban pasti.

Tetapi tentu kabar ini menarik untuk kita ikuti apalagi mereka tampak mencoba memposisikan diri di tengah perubahan industri game yang semakin mengarah ke fleksibilitas dan kebebasan pengguna.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation