
Nah akhir akhir ini kita sudah mendapatkan banyak informasi mengenai browser, baik itu Chrome, Edge atau Firefox yang mendapatkan update hampir bersamaan. Nah itu ternyata ada alasannya guys, karena Google dan Mozilla kembali merilis update keamanan besar untuk browser mereka dan kali ini total ada 115 celah keamanan yang diperbaiki di Chrome dan Firefox.
Jadi, Google memperbaiki 42 masalah keamanan di Chrome, sementara Mozilla menambal 73 vulnerability di Firefox. Beberapa di antaranya berkaitan dengan remote code execution dan memory safety.
Baca Juga : Microsoft Gelar Event Windows Besar 7 Oktober, Tapi Jangan Harap Ada Windows 12
Melalui Chrome 153.0.8010.47/.48 untuk Windows dan macOS, serta versi 153.0.8010.47 untuk Linux, ada setidaknya 42 security fixes, termasuk tiga celah berstatus Critical, yaitu CVE-2026-91726, CVE-2026-91721 dan CVE-2026-91749.
Dimana selain itu, Google juga memperbaiki out-of-bounds read pada WebGL serta beberapa masalah use-after-free pada internal browser dan Workers yang celah-celah tersebut berpotensi memungkinkan attacker melakukan arbitrary code execution di dalam browser renderer process.
Sementara itu, Mozilla merilis Firefox 156 dengan perbaikan untuk 73 vulnerability, yang dari sisi jumlah memang terlihat jauh lebih banyak dibanding Chrome, tetapi ada alasan di balik perbedaan tersebut. Menurut laporan Security Week, Mozilla kini menggunakan struktur advisory yang lebih detail dengan memisahkan berbagai masalah memory safety dan privilege escalation, sehingga sejumlah bug yang sebelumnya mungkin dikelompokkan kini dicatat secara individual.
Patch Fatigue Mulai Jadi Masalah?
Nah disinilah ada persoalan lain yang cukup menarik, dimana seperti kita tahu, Chrome dan Firefox kini bergerak dengan release cadence sekitar dua minggu sekali, yang dengan kata lain update jelas akan jadi jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya.
Dari sisi security, jelas ini membantu, namun dari sisi pengguna, semakin sering browser meminta restart untuk menerapkan update, semakin besar pula potensi munculnya patch fatigue.
Apalagi browser bukan satu-satunya software yang melakukan hal tersebut, karena aplikasi seperti Visual Studio Code dan berbagai software lainnya juga semakin sering mendapatkan security update.
Nah untuk beberapa orang mungkin ini menyebalkan, karena rasanya baru juga kemarin, sekarang sudah ada update baru lagi, dari satu aplikasi, dan aplikasi lainnya, apalagi jika yang mengandalkan kuota internet terbatas, jelas pemakaian data akan jadi lebih cepat terkuras.
Tapi bagaimanapun, disisi keamanan ini diperlukan karena dengan semakin cepatnya perkembangan teknologi, semakin cepat pula kerentanan yang bisa ditemukan.
Bagiamana menurutmu? apakah kamu merasa bahwa update yang terlalu cepat ini akan menjadi masalah? komen dibawah guys.
Via : Google, Security Week
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
