Home Editorial Dongeng: Sejarah Panjang Dunia Smartphone

Dongeng: Sejarah Panjang Dunia Smartphone

Liburan telah tiba! Karena memang hari libur, maka berbagai situs teknologi juga banyak yang libur. Bahkan Microsoft pun juga. WinPoin gimana? Harusnya juga libur sih, tapi karena kalau dibiarkan kosong gitu aja, rasanya tidak enak hehehe. Jadi, bagaimana kalau kita berbagi cerita lagi. :)

Cerita kali ini berisi sejarah panjang smartphone dari masa ke masa. Maka, saya akan mencoba meringkasnya dalam sebuah cerita sejarah seperti kisah Kerajaan Tablet Canggih. Tapi, kisah kali ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan cerita sebelumnya. Anggap saja ini dunia pararel yang berbeda. So, siapkan camilan, and here we go:

History

Belasan tahun silam, di sebuah daratan di dunia, ada sebuah kerajaan bernama Symbian. masa tersebut adalah masa monarki. Dimana memiliki penguasa tunggal, yaitu sang raja, Nokia. Sony, Samsung, Motorolla, menjadi menteri di kerajaan tersebut. Kerajaan ini seolah konstan saja, perkembangannya pun cukup lambat. Namun, pada masa ini, rakyat hidup lebih damai. Hanya perselisihan kecil antar geng di pinggiran kota, mengenai mana menteri yang lebih baik, Samsung atau Sony.symbian

Hingga suatu hari, datanglah pemberontak bernama iPhone, jumlah mereka tidak terlalu banyak, namun mereka amat canggih. Mereka berhasil menjatuhkan pasukan kerajaan, kemudian mengambil alih kekuasaan.

original-iphone-2g-2007

Samsung, yang tak lain adalah menteri teknologi, tak mau tunduk pada pemimpin yang baru. Mereka memilih keluar dari kota kerajaan dan membawa menteri Sony dan Motorolla. Berkat kerjasama mereka, mereka menciptakan kerajaan Android yang megah. Pun, dengan iPhone, mereka berencana mengubah kerajaan lama mereka menjadi kerajaan iOS. Karena dirasa kurang cocok ada 2 raja dalam 1 wilayah, mereka sepakat mengubah masa monarki tersebut menjadi demokrasi, dimana rakyat bebas memilih siapa pemimpin mereka. Dan, voila! Samsung terpilih menjadi presiden. kerajaan Symbian berubah menjadi Republik Android

samsung_crown

Sejak itulah, partai politik macam loveiOS, atau freeAndroid muncul. Awalnya masa demokrasi ini berjalan baik dan lurus, karena anggotanya berisi orang-orang yang melek teknologi. Namun, seiring berjalannya waktu anggota partai ini semakin banyak dan tidak menentu bagaimana perekrutannya (fanboy garis keras).

 

Pihak partai loveiOS sebagai partai oposisi, anggotanya tidak sebanyak partai freeAndroid, namun diisi oleh orang-orang borjuis yang berkelas. Dimana mereka mampu mengendalikan kondisi keuangan dunia. Sedangkan pihak freeAndroid, dimana salah satu anggotanya telah menjadi presiden, memiliki jaringan anggota yang amat besar. Bahkan mereka memiliki kepala daerah yang amat banyak, sebut saja Treq, Evercross, Axioo, dan lain-lain. Hal tersebut tak luput dari peran beberapa menteri besar di masa lalu seperti Sony, HTC, Motorolla, dan sebagainya. Akan tetapi, jumlah yang massif seolah pedang bermata dua. Tak sedikit anggota partai ini adalah orang yang tak tahu dimana manfaat sesungguhnya dari partai freeAndroid tersebut. Mereka hanya jadi anggota partai karbitan

Hasil inovasi bagi negara ini lebih berharga daripada uang. Setiap meluncurkan produk baru, seolah memberi kekuatan baru bagi partainya.

Hingga suatu waktu, masalah itu dimulai. Petinggi partai bagian perkembangan teknologi dari partai loveiOS, Steve Jobs meninggal dunia. Inovasi berupa iPhone 4S adalah yang terakhir.

steve_iquote

Para anggota partai freeAndroid yang tidak paham teknologi mulai mengejek negara apple ketika meluncurkan iPhone 5. Dengan mengatakan “Tidak ada inovasi!”

iphone 4 and 5

Pihak partai loveiOS membalas ejekan tersebut ketika Samsung meluncurkan Galaxy S5, dengan mengatakan “barang mahal dengan plastik murahan!”

s 5

Perang anggota semakin meruncing, anggota partai yang melek teknologi ikut terjerumus dalam perang tersebut. Bahkan beberapa petinggi seperti HTC dan Sony juga mulai tidak sejalan dengan sang presiden, Samsung. Mereka perlahan membuat koalisi baru, dinamakan koalisi CaseMetal.

case metal

Waktu berlalu, hingga muncullah iPhone 6 dan iPhone 6 Plus. Ejekan pun meluncur deras dari pihak freeAndroid, “Kami sudah menciptakan inovasi kalian tahun 2012 silam!” tak lama kemudian, seolah mengalami karma dari ejekan ‘plastik murahan’ iPhone 6 Plus mengalami cacat, dimana dia menjadi bengkok hanya karena dimasukkan saku, ejekan pun semakin tajam, terlebih dari pendukung setia presiden Samsung, “Dasar besi bobrok!” atau “Si Bengkok!”

bend iphone 6 plus

Pihak koalisi CaseMetal mulai goyah. Karena menyadari casing dari alumunium tidak setangguh yang mereka duga. Keadaan politik semakin kacau. Semuanya semakin rumit. Hunbungan satu sama lain tidak sebaik masa lalu. Bahkan perang mulai terjadi. Layaknya masa monarki yang sudah berakhir, mungkin masa demokrasi ini memang sudah waktunya berhenti.

***

Melesat, menjauh dari negara terebut, menembus sungai, hutan, dan lautan. Tibalah pada sebuah kerajaan kecil. Kerajaan yang jauh dari dunia politik. Kerajaan ini amat terpencil, bahkan sumber daya ‘developer’nya minim. Benar, ini adalah kerajaan Windows Phone yang dibangun oleh raja yang jatuh, Nokia. Kerajaan ini berkembang pelan dan perlahan seperti masa lalu. Negara ini juga berisi beberapa pelarian dari pihak freeAndroid yang tidak tahan dengan keadaan politiknya. Bahkan saudara salah satu saudara presiden Samsung, serta kembaran dari Menteri HTC, memilih menjadi anggota kerajaan.

 

Memang sedikit tertinggal, namun solid. Mereka mewarisi kekuatan dari leluhur mereka sang Nokia 3310, sehingga cukup tangguh. Dalam keadaan terkucil dan amat terpencil, diam-diam mereka mengirim mata-mata ke partai freeAndroid dengen codename “X series”.

Nokia X

Waktu pun berlalu, Raja Nokia semakin menua, sang anak, Pangeran Microsoft Lumia bersiap menggantikan nama ayahnya. Akan tetapi, Lumia pun semakin melemah, hal ini disebabkan sumberdaya yang amat minim dan terbatas.

Lumia 950

Kini yang bisa dia lakukan hanyalah mempersiapkan sebuah strategi bernama Windows 10 Mobile. Tetapi dibalik langkah yang dilakukan Lumia, Raja Nokia sepertinya juga mempersiapkan suatu rencana. Tubuh tuanya tidak menghalanginya mempersiapkan diri untuk terjun dan membangun kembali kerajaan yang jatuh. Akankah dia berhasil?

Inilah Nokia C1, The Next Smartphone Nokia dengan Pilihan OS Android & Windows 10 Mobile

Nah, demikianlah pelajaran hari ini anak-anak *eh. Duh, berasa belajar PKN dan Sejarah ya. Namun memang begitulah yang terjadi di sekitar kita.

Kalau boleh jujur, sebenarnya tulisan ini saya tulis pada akhir 2014, ya seperti hari ini. Maka dari itu, saya tidak memasukkan tentang Galaxy S6, atau iPhone 6S dalam sejarah ini. Saya juga tidak menceritakan tentang Blackberry karena saya rasa kurang gigit aja, sekedar trend yang salah tempat.

Namun, saya serahkan sepenuhnya kepada kamu untuk mengembangkan, menambah atau mengurangi dan apa aja deh untuk cerita ini. Kamu bisa membuat versimu sendiri. Karena dengan melihat melalui sudut pandang yang luas, kamu akan bisa memahami bagaimana menggunakan dan melihat sebuah smartphone sebagaimana smartphone. Bukan menjadi fanboy yang berlebihan. (Baca: Melampaui Fanboyisme – Tawarkan Kontribusi Positif untuk Hal yang Kamu Cintai)

Nah, 2016 semakin dekat, bagaimana prediksi kelanjutan cerita ini untuk tahun mendatang? Bagikan versimu disini ya. :)

Author dan Illustrator yang mencintai teknologi.