Gawat!!! Data PDN Yang Diretas Tidak Dapat Dipulihkan

Melanjutkan kabar yang panas mengenai Pusat Data Nasional yang telah kena retas sejak 17 Juni 2024 kemarin yang telah mengakibatkan setidaknya 210 instansi terdampak, ternyata semua data yang tersimpan sayangnya tidak dapat dikembalikan.

Yap, kamu tidak salah baca guys, menurut informasi dari Direktur Network dan IT Solution Telkom Herlan Wijanarko, pihaknya telah berupaya menangani dampak peretasan PDN, termasuk mencoba memulihkan data yang terdampak serangan tersebut.

Baca Juga :

TONTON JUGA:

Proses penanganan tersebut dilakukan bersama dengan Badan Siber dan Sandi Negara atau BSSN, Kementrian Komunikasi dan Informatika dan Kepolisian Republik Indonesia.

Kita berupaya keras melakukan recovery resource yang kita miliki. Yang jelas data yang sudah kena ransomware sudah tidak bisa kita recovery. Jadi sekarang menggunakan sumber daya yang masih kita miliki,” ujar Herlan, Rabu (26/6/2024).

Namun sayangnya, karena telah terkena Ransomware, data sudah tidak dapat dikembalikan dan proses Recovery tidak dapat dimungkinkan.

Nah bagi yang belum tahu, kasus Ransomware sendiri sempat menghebohkan dunia dengan WannaCry-nya, dimana pada dasarnya Ransomware akan melakukan enkripsi data pada sistem yang terinfeksi, sehingga pengguna tidak dapat mengakses data mereka selama kunci enkripsi tidak dimasukan, solusinya tentu pengguna harus melakukan decrypt, membayar kunci, atau merelakan data-nya.

Baca Juga : Pengalaman Saya Menggunakan Windows 11 Tanpa Antivirus Pihak Ketiga

Kembali ke PDN, sementara itu, data yang telah dikunci oleh Ransomware Lockbit 3.0 ini masih tetap berada didalam server PDN, namun Direktur Jenderal Informatika dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong memastikan bahwa pihak peretas tidak dapat mengeluarkan atau mengambil data tersebut karena sistem PDN saat ini telah diisolasi dan tidak dapat diakses dari luar.

“iya dibiarkan saja di dalam, sudah kita isolasi. Jadi enggak bisa diapa-apain. Enggak bisa diambil oleh dia (peretas) juga,”

. “Sudah diamankan data itu, sudah enggak bisa diutak atik oleh dia termasuk juga oleh kita. Karena sudah kita tutup kan,” .

Ungkap Usman dilansir dari Majalah Kompas

Namun bagaimana menurutmu? apakah ransomware ini dapat diatasi dan data penting yang ada di PDN dapat diakses kembali? coba komen dan berikan pendapat serta opinimu dibawah guys.

Via : Kompas, Suara


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation