Google Chrome 152 Dirilis, Semua Ekstensi Manifest V2 Segera Dihapus dari Web Store

Untuk kamu pengguna Chrome, perlu diketahui bahwa Google baru saja merilis Chrome 152 dengan sejumlah perubahan penting, termasuk langkah final untuk menghentikan ekstensi berbasis Manifest V2 dari Chrome Web Store.

Nah salah satu perubahan terbesar adalah rencana Google untuk menghapus seluruh ekstensi Manifest V2 dari Chrome Web Store mulai 31 Agustus 2026 ini, dimana ekstensi yang sudah terpasang di perangkat pengguna memang masih dapat digunakan, tetapi tidak lagi mendapatkan pembaruan dan tidak bisa dipasang kembali jika dihapus.

Baca Juga : Chrome Resmi Matikan Ekstensi Manifest V2, Masih Bisa Balik?

TONTON JUGA:

Seperti yang sudah berkali kali kita jelaskan, Manifest V2 sendiri merupakan platform lama untuk membangun ekstensi Chrome yang kini secara bertahap digantikan oleh Manifest V3. Secara kemampuan sih memang ada downgrade terutama pada ekstensi adblocker, tapi kabarnya ini jauh lebih baik dibandingkan versi sebelumnya.

Chrome Mulai Siap untuk Era Post-Quantum

Selain itu, Chrome 152 juga membawa perubahan pada Client Update Protocol (CUP) yang digunakan untuk mengirim update komponen browser dan ekstensi, dimana Google kini menambahkan algoritma enkripsi post-quantum pada protokol tersebut.

Selain itu, Chrome versi Windows mendapatkan dukungan Windows ACL untuk membatasi kemampuan proses Chrome dalam membaca atau memodifikasi memori, nah fitur ini tentu masih dinonaktifkan secara default karena berpotensi menimbulkan masalah kompatibilitas dengan sejumlah antivirus, tool aksesibilitas, dan sistem DLP.

Baca Juga : Google Chrome Mungkin Segera Dapat Dukungan Flatpak Resmi di Linux

Perubahan Lain di Chrome 152

Selain apa yang sudah kita bahas diatas, Chrome 152 juga membawa beberapa pembaruan lain, termasuk dukungan subapps untuk Isolated Web Apps, peningkatan Safe Browsing di Android, serta tampilan baru untuk mengelola autofill dan password.

Untuk developer, Google menambahkan sejumlah kemampuan baru seperti CPU Performance API, dukungan beberapa pseudo-element CSS, HTTP Connection-Allowlists, fungsi CSS alpha(), serta atribut autocorrect untuk elemen input HTML.

Hot : GTA VI Ungkap Detail Baru, Map Makin Luas dan Sistem Polisi Makin Canggih

Dan dari sisi keamanan, Chrome 152 juga membawa skala update keamanan yang cukup besar, bahkan menurut halaman resminya, Google berhasil memperbaiki 327 kerentanan, termasuk 10 masalah dengan tingkat keparahan kritis yang berpotensi memungkinkan penyerang melewati perlindungan browser dan menjalankan kode di luar sandbox.

Untuk kamu pengguna Chrome, pastikan kamu sudah mendownload dan menggunakan versi baru ini guys, karena yang terpenting sih ada banyak banget kerentanan yang berhasil diperbaiki oleh Google di update ini.

Via : Google


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation