Huawei Siap Luncurkan Alternatif Windows dan Androidnya Tahun Ini

Seperti yang diketahui, pembatasan yang ditandatangani Presiden AS Donald Trump awal bulan ini melarang Huawei menggunakan perangkat lunak dan perangkat keras yang dikembangkan oleh perusahaan Amerika, dan ini berarti sekarang Huawei tidak lagi dapat menjalankan Windows dan Android pada perangkatnya. Selain itu juga Microsoft Telah Menarik Perangkat Huawei Dari Microsoft Store!.

Tetapi karena Huawei benar-benar mengantisipasi perintah pemerintah seperti itu, mereka telah memiliki sistem operasi yang sedang berjalan, dan ingin menggunakannya sebagai alternatif untuk Windows dan Android jika larangan tersebut tetap berlaku.

Huawei mengatakan dalam beberapa kesempatan bahwa mereka menganggap sistem operasi ini sebagai rencana B kalau mereka tidak lagi diperbolehkan menggunakan Android dan Windows, dan sekarang seperti pada faktanya, skenario ini semakin mendekati kenyataan, dan dengan itu mereka telah mempercepat pengembangannya.

Jika semuanya berjalan seperti yang diharapkan dan larangan tetap berlaku, sistem operasi Huawei bisa ditayangkan pada musim gugur tahun ini untuk pengguna di Cina. Huawei bertujuan untuk memulai peluncuran internasional pada tahun 2020 mendatang.

Seperti dikutip dari CNBC, Richard Yu, CEO bisnis konsumen Huawei mengatakan “Hari ini, Huawei, kami masih berkomitmen untuk Microsoft Windows dan Google Android. Tetapi jika kita tidak dapat menggunakannya, Huawei akan menyiapkan rencana B untuk menggunakan OS kita sendiri, “.

TONTON JUGA:

“Kami tidak ingin melakukan ini, tetapi kami akan terpaksa melakukannya karena pemerintah AS. Saya pikir AS, hal semacam ini, juga tidak hanya akan menjadi berita buruk bagi kami, tetapi juga berita buruk bagi perusahaan AS karena kami mendukung bisnis AS, jadi kami akan dipaksa untuk melakukan ini sendiri, “lanjut Yu . “Kami tidak ingin melakukan ini tetapi kami tidak punya solusi lain, tidak ada pilihan lain.”

Untuk saat ini, bagaimanapun, Huawei memiliki beberapa masalah untuk diatasi. Mereka tidak hanya tidak dapat mempercepat pengembangan OS karena tentu saja dapat membuatnya rentan terhadap bug, tetapi pada saat yang sama, ia tidak dapat mempertahankannya terlalu lama karena membawanya ke pasar yang lebih lambat dari biasanya.

Via : News Softpedia


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation