Inilah Web Browser Terbaik 2015: Edge vs Firefox vs Chrome vs IE vs Opera

Setiap orang biasanya punya browser jagoannya sendiri. WinPoin yakin kamu juga memilikinya, sebuah browser yang kamu pilih untuk menemani aktivitas berinternet kamu setiap hari.

Meskipun pemilihan browser lebih banyak ke masalah selera, tetapi tidak ada salahnya juga untuk membandingkan semua browser populer saat ini untuk mencari mana web browser terbaik di tahun 2015 ini.

Untuk itu berikut ini adalah hasil serangkaian test yang bisa menjadi bahan rujukan kamu dalam memilih browser kesayangan:

Inilah Web Browser Terbaik 2015: Edge vs Firefox vs Chrome vs IE vs Opera

 

HTML5 Test — Chrome Terbaik

Dari hasil HTML5 Test, Chrome menjadi juara dengan poin tertinggi yaitu 527, disusul Opera dengan 525 poin, dan Firefox dengan 467 poin.

Microsoft Edge sendiri berada di posisi keempat dengan 402 poin, setingkat diatas IE yang berada paling bontot dengan 348 poin.

Kenapa HTML5 Test Penting?

HTML5 test cukup penting karena menunjukkan seberapa bagus performa website saat mengakses web modern berteknologi HTML5.

 

WebXPRT Test — Firefox Terbaik

Di uji WebXPRT, Firefox menjadi browser terbaik dengan poin 384, disusul Microsoft Edge dengan 330 poin, dan Chrome dengan 325 poin.

Opera sendiri berada tipis dibawah Chrome dengan 323 poin. Dan lagi-lagi IE berada paling bontot dengan 267 poin.

Kenapa WebXPRT Test Penting?

WebXPRT Test menjadi penting karena mampu menunjukkan seberapa bagus browser dalam menghandle HTML dan Javascript.

 

Speedometer Test — Chrome Terbaik

Dari uji Speedometer, Chrome jauh mengungguli lawan-lawannya dengan poin 84.07, disusul Opera dengan 66.62 poin, Firefox dengan 56.76 poin, dan IE dengan 36.23 poin.

Cukup mengejutkan disini Microsoft Edge berada pada posisi paling belakang dengan 20.74 poin.

Kenapa Speedometer Test Penting?

Speedometer test ini penting karena menunjukkan seberapa responsif browser saat digunakan untuk mengakses web apps. Semakin bagus poin Speedometernya, maka browser tersebut semakin responsif dan bagus performanya.

 

Jet Stream Test — Microsoft Edge Juara

Akhirnya browser terbaru andalan Microsoft, yaitu Edge berhasil menjadi browser terbaik di Jet Stream Test dengan 178.75 poin, disusul Chrome dengan 174.38 poin, Opera dengan 171.23 poin, Firefox dengan 164.73 poin.

Lagi-lagi IE berada paling akhir dengan 124.62 poin.

Kenapa Jet Stream Test itu Penting?

Jet Stream test sangat penting karena merupakan pengujian JavaScript tingkat advanced yang menunjukkan seberapa bagus performa browser saat digunakan untuk mengakses web apps yang kompleks dan berat.

 

SunSpider Test — IE Terbaik

Beberapa kali berada di posisi paling akhir, akhirnya di SunSpider Test ini IE menjadi browser yang terbaik. Di pengujian ini semakin rendah poinnya berarti hasil test nya semakin bagus.

Di SunSpider Test IE berhasil menjadi browser yang terbaik dengan nilai poin 94.97, disusul Edge dengan 103.13, Firefox dengan 185.6, Chrome dengan 226.67, dan terakhir Opera dengan 230.73 poin.

Kenapa SunSpider Test Penting?

Berbeda dengan test lainnya yang melihat hampir seluruh aspek mikro, SunSpider test menguji kemampuan browser dalam dunia nyata. Artinya yang diuji hanya elemen-elemen yang sering dijumpai di code javascript yang digunakan oleh mayoritas website sehari-hari.

 

Inilah Web Browser Terbaik 2015: Edge vs Firefox vs Chrome vs IE vs Opera

 

Octane 2.0 Test — Chrome Terbaik

Octane 2.0 Test merupakan benchmark test milik Google, dimana tidak mengherankan jika Chrome menjadi juaranya dengan poin 30194, disusul Edge dengan 29442 poin, Firefox dengan 28138 poin, dan Opera dengan 26247 poin.

Internet Explorer sendiri berada di paling akhir dengan ketertinggalan poin yang cukup jauh yaitu 15367 poin.

Kenapa Octane 2.0 Test Penting?

Octane 2.0 test merupakan benchmark untuk mengetahui performa browser di web modern yang banyak menggunakan code Javascript kompleks. Dengan melakukan pengujian Octane 2.0, maka kamu bisa tahu browser mana yang performanya paling bagus untuk mengakses modern web kompleks.

 

PeaceKeeper Test — Firefox Terbaik

Ingin tahu browser mana yang paling cepat? PeaceKeeper Test bisa menunjukkannya. Dengan melalui serangkaian test kecepatan, ternyata Firefox menjadi browser tercepat dengan poin 5244, disusul Chrome dengan 4620, Opera dengan 4501, dan Edge dengan 2957.

Di posisi yang paling akhir ada Internet Explorer yang kalah tipis dengan Edge di poin 2864.

Kenapa PeaceKeeper Test Penting?

Melalui serangkaian pengujian di PeaceKeeper Test kamu bisa mengetahui browser mana yang paling cepat, smooth, dan memberikan experience yang paling nyaman saat digunakan untuk browsing.

 

OORT Online Test — Opera Terbaik

Hasil test ini paling penting bagi kamu yang suka nge-game via browser. Di OORT Test ini ternyata Opera berhasil menjadi pemenang dengan 6610 poin, disusul Google Chrome dengan 6387 poin, Edge dengan 5653 poin, dan Firefox dengan 3617 poin.

Internet Explorer berada di akhir dengan poin 0 karena tidak bisa berjalan saat pengujian OORT dilakukan.

Kenapa OORT Online Test Penting?

Saat ini banyak game yang bisa dijalankan melalui browser, dan OORT Online test melakukan serangkaian pengujian untuk mengetahui seperti apa performa browser saat digunakan untuk bermain game online via browser.

 

Penggunaan Resource — Opera Paling Ringan

Inilah Web Browser Terbaik 2015: Edge vs Firefox vs Chrome vs IE vs Opera

Dari pengujian 30 tab website kompleks yang dibuka secara bersamaan, penggunaan RAM paling kecil didapatkan oleh IE dengan 3384.4 MB, disusul Opera dengan 3470.4 MB, Chrome dengan 4222.8 MB, dan Edge dengan 4719.3 MB.

Dengan tab website kompleks yang dibuka sebanyak itu, Firefox disini sudah lemot, tidak responsif, dan berbagai elemen flash tidak berjalan otomatis. Bisa dibilang dia sudah hampir crash.

Untuk penggunaan CPU, Chrome mengkonsumsi resource CPU paling kecil dengan 71.4%, disusul Opera dengan 81.2%, Edge dengan 84.1%, dan IE dengan 94.4%.

Untuk Firefox tidak tercatat karena disini dia mengalami lemot luar biasa dan cenderung crash.

Kenapa Test Penggunaan Resource Penting?

Banyak orang menggunakan browser untuk bekerja, hingga mereka perlu membuka banyak halaman web untuk referensi. Disini stabilitas dan kecepatan browser ditentukan oleh seberapa banyak resource PC yang mereka gunakan. Semakin kecil resource yang digunakan, maka browser tersebut akan semakin baik.

 

Page Load Time — Opera Paling Cepat

Inilah Web Browser Terbaik 2015: Edge vs Firefox vs Chrome vs IE vs Opera

Di pengujian ini satu halaman dibuka, dan dicatat waktu tercepat yang diperlukan oleh browser untuk membuka satu halaman yang sama.

Hasilnya Opera berhasil menduduki browser dengan page load time tercepat yaitu 2.22 detik, disusul Chrome dengan 2.33 detik, IE dengan 3.89 detik, dan Edge dengan 4.24 detik.

Firefox berada di posisi paling belakang dengan 5.69 detik.

Tentu saja hasil pengujian ini banyak bergantung kepada specs PC, kecepatan internet, dan halaman web yang kamu buka.

 

Ekstensibilitas — Chrome Terbaik

Inilah Web Browser Terbaik 2015: Edge vs Firefox vs Chrome vs IE vs Opera

Berbicara tentang ekstensi dan add-on, Chrome dan Firefox merupakan dua browser yang paling kaya ekstensi. Opera hampir sekaya Chrome karena add-on Chrome memang bisa berjalan di Opera (ya, Opera saat ini memang Chromium based browser!).

Namun demikian Firefox harus rela mengakui kekalahan karena mereka sedang berencana untuk memulai add-on dari 0 lagi. Hal ini mereka lakukan agar bisa semakin mirip dengan Chrome dan membuat add-on mereka kompatibel dengan browser buatan Google ini.

Untuk Edge dan IE sendiri masih sangat lemah di ketersediaan ekstensi dan add-on. Bahkan Edge sama sekali belum support ekstensi — meskipun kabarnya Microsoft segera menambahkan dukungan ekstensi ini, dimana rumornya ekstensi Chrome bisa diporting dengan mudah ke Microsoft Edge.

Selain itu dukungan developer nampaknya memang paling besar untuk Chrome dan Firefox. Ini terbukti banyak layanan yang hanya menciptakan add-on dan ekstensi untuk Firefox dan Chrome, tidak untuk browser lainnya.

Kenapa Ekstensi dan Add-on itu Penting?

Keberadaan ekstensi dan add-on mampu menambah fungsi dan fitur dari suatu browser. Seringkali berbagai layanan seperti Pocket, Evernote, VPN, LastPass, dan sebagainya menggunakan ekstensi / add-on untuk bisa terhubung langsung ke browser.

Tanpa ekstensi dan add-on, browser hanyalah browser. Tidak ada yang spesial. Tetapi dengan dukungan ekstensi dan add-on yang kaya, browser mampu menjadi tools yang bisa kita manfaatkan untuk berbagai keperluan.

 

Fitur Futuristik — Edge Terbaik

Inilah Web Browser Terbaik 2015: Edge vs Firefox vs Chrome vs IE vs Opera

Sebagai browser yang paling baru yang dikembangkan khusus untuk OS Windows 10 terbaru, Edge memang memiliki fitur futuristik terbaik. (Baca juga: Inilah 5 Fitur Edge yang Belum Dimiliki oleh Browser Lainnya)

Microsoft Edge sudah terintegrasi dengan Cortana untuk mempermudah kamu dalam mencari berbagai informasi secara smart. Edge juga memiliki fitur web canvas dimana kamu bisa corat-coret isi web, mengambil beberapa bagian, dan menyimpannya atau membagikannya dengan rekan.

Jadi Edge memang dibuat dengan mengutamakan produktivitas kerja — meskipun karena masih baru, beberapa fitur unggulan masih dalam proses pengerjaan. (Baca juga: Microsoft Edge — 3 dari 10 Alasan untuk Upgrade ke Windows 10)

 

Kesimpulan: Inilah Browser Terbaik 2015

Overal dari berbagai pengujian dan fitur yang dimiliki oleh berbagai browser populer tersebut, Chrome menjadi browser terbaik 2015.

Hal ini karena Chrome sering muncul sebagai pemenang di setiap kategori benchmark, dan kalaupun tidak menang dia berada di urutan kedua dengan poin yang dekat dengan pemenang.

Ketersediaan dan kekayaan ekstensi juga menjadi keunggulan utama Chrome yang sulit disaingi oleh browser lainnya.

Namun demikian semua pilihan kembali kepada kamu sebagai pengguna, karena balik lagi masalah pilihan browser adalah masalah rasa dan selera.

 

Apa Browser Terbaik Pilihan Kamu?

Jika dari hasil pengujian Chrome layak ditetapkan sebagai browser terbaik 2015, lalu apa browser terbaik pilihan kamu? Dan kenapa kamu memilih browser tersebut?

Bagikan pendapat kamu disini

  Ubuntu 18.10, Kurang Apa Lagi..??  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.