Meskipun tidak dirilis resmi di Indonesia, perkembangan perangkat surface menurut saya cukup menarik untuk diikuti, namun akhir arkhir ini ada satu hal yang mungkin menarik untuk kita bahas, terutama jika kamu mengikuti perkembangan perangkat Surface dalam beberapa tahun terakhir, mungkin kamu pernah merasa bingung saat melihat nama produk-produk terbaru Microsoft.
Nah bahkan media teknologi Windows Central baru-baru ini menyoroti bagaimana skema penamaan Surface saat ini dianggap semakin membingungkan, terutama setelah kehadiran Surface Pro generasi terbaru yang justru membuat banyak pengguna kesulitan membedakan model satu dengan yang lainnya.
Surface Pro 12 yang Bukan Surface Pro 12
Masalah utamanya kini ada di lini Surface Pro, dimana sekarang Microsoft memiliki beberapa perangkat dengan nama yang sangat mirip, namun sebenarnya merupakan produk yang berbeda.
Sebagai contoh saat ini Microsoft memiliki:
| Nama Resmi | Nama yang Sering Dipakai |
|---|---|
| Surface Pro 13-inch (11th Edition) | Surface Pro 11 |
| Surface Pro 12-inch (1st Edition) | Surface Pro 12-inch |
| Surface Pro 13-inch (12th Edition) | Surface Pro 12 |
Dan disinilah masalah mulai muncul karena secara logika banyak orang tentu akan mengira bahwa Surface Pro 12 adalah penerus langsung dari Surface Pro 11. Namun kenyataannya tidak sesederhana itu.
Karena di tengah-tengahnya, hadir sebuah perangkat bernama Surface Pro 12-inch (1st Edition), yang dirilis setelah Surface Pro 11 tetapi sebelum Surface Pro 13-inch (12th Edition).
Akibatnya ketika seseorang mencari “Surface Pro 12” di Google atau marketplace, hasil yang muncul bisa mengarah ke dua perangkat yang berbeda. Ada yang mengacu pada Surface Pro 12-inch, ada juga yang merujuk pada Surface Pro 13-inch generasi ke-12.
Bingung kan? tenang kamu tidak sendirian karena bukan hanya kita, tapi ada banyak pengguna di luar sana yang mengalami hal yang sama.
Surface Laptop Juga Tidak Jauh Berbeda

Disisi lain, masalah serupa ternyata juga terjadi di lini Surface Laptop loh guys, karena jika sebelumnya Microsoft menggunakan penamaan yang cukup sederhana seperti Surface Laptop 3, Surface Laptop 4, Surface Laptop 5, dan seterusnya, kini mereka mulai beralih ke kombinasi ukuran layar dan edisi.
Akibatnya pengguna bisa menemukan nama seperti, Surface Laptop 13.8-inch (8th Edition), Surface Laptop 13-inch dan Surface Laptop 13.8-inch (7th Edition).
Namun tentu, jika kita perhatikan, sebenarnya Microsoft tampaknya ingin mengikuti pendekatan yang mirip dengan Apple. Dimana alih alih menggunakan angka generasi besar di nama produk, mereka mulai mencoba menonjolkan ukuran layar dan edisi perangkat.
Masalahnya, transisi ini tidak dilakukan secara konsisten karena di satu sisi Surface Pro 13-inch (11th Edition), lalu muncul Surface Pro 12-inch (1st Edition), kemudian disusul Surface Pro 13-inch (12th Edition), selain itu, untuk Surface Laptop, sebagian perangkat masih disebut berdasarkan generasi, sebagian lagi lebih menonjolkan ukuran layar.
Jadinya, skema penamaannya terasa campur aduk dan tidak konsisten, bahkan bukan cuma saya loh, Windows Central sampai menyebut bahwa skema penamaan Surface saat ini sudah mencapai “peak chaos” atau puncak kekacauan.
Nah sebenarnya sih bagaimanapun untuk pengguna enthusiast yang mengikuti berita Surface setiap hari mungkin tidak akan ada masalah, namun bagi pengguna biasa yang hanya ingin membeli laptop atau tablet baru, nama produk seharusnya bisa langsung menjelaskan posisi perangkat tersebut.
Tapi bagaimana menurutmu guys? apakah kamu punya pendapat lain? komen dibawah.
Referensi : Windows Central
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
