
Baru baru ini Microsoft mengumumkan perombakan besar pada lini Microsoft 365 Education, dimana sejumlah paket pendidikan akan dihentikan, termasuk Office 365 A1 dan Student Use Benefit. Dan tidak hanya itu, Microsoft juga akan menghapus alokasi dasar cloud storage sebesar 100TB yang selama ini diberikan kepada institusi pendidikan.
Nah perubahan ini tentu menjadi perhatian penting bagi sekolah dan universitas yang mengandalkan layanan Microsoft 365 untuk kebutuhan pembelajaran, penyimpanan file, dan komunikasi.
Office 365 A1 Resmi Menuju Pensiun
Jadi kawan kawan, Microsoft mulai menghentikan penjualan Office 365 A1 melalui channel web direct pada 5 November 2026 kemarin, sementara itu channel mitra seperti Cloud Solution Provider (CSP) dan Volume Licensing akan berhenti menjualnya mulai 1 Mei 2027 dengan tanggal pensiun final ditetapkan pada 1 Januari 2028.
Nah institusi yang masih memiliki kontrak aktif sebelum 1 Mei 2027 tetap dapat menggunakan lisensi yang sudah dimiliki hingga masa kontraknya berakhir, namun setelah mencapai masa perpanjangan atau berakhir pada maupun setelah 1 Januari 2028, lisensi tersebut tidak bisa lagi diperpanjang.
Selain Office 365 A1, Microsoft juga menghentikan beberapa penawaran lain, termasuk Student Use Benefit, Exchange Online for Alumni versi gratis, Open Value Subscription for Education Solutions (OVS-ES), dan School 3.
Microsoft Hapus Jatah Cloud Storage Dasar 100TB
Salah satu yang paling terasa mungkin adalah penghapusan alokasi dasar penyimpanan cloud sebesar 100TB untuk institusi pendidikan, dimana kebijakan ini mulai berlaku ketika institusi melakukan perpanjangan atau ekstensi kontrak pertama pada atau setelah 1 Januari 2028.
Setelah perubahan tersebut, kapasitas penyimpanan akan dihitung berdasarkan jumlah dan jenis lisensi yang digunakan. Dan berikut kontribusi penyimpanan berdasarkan lisensi baru:
| Lisensi | Mahasiswa | Staf pengajar |
|---|---|---|
| A2 | 4GB | 50GB |
| A3 | 8GB | 75GB |
| A5/A7 | 12GB | 150GB |
| A0 | Tidak menambah kapasitas | Tidak disebutkan |
Nah lisensi A0 untuk mahasiswa tidak memberikan tambahan kapasitas penyimpanan, dimana pengguna akan menggunakan kapasitas yang sudah tersedia dalam pool institusi.
Jika membutuhkan kapasitas tambahan, institusi dapat membeli storage pack dalam kelipatan 10TB, meningkatkan jenis lisensi, mengurangi penggunaan penyimpanan, atau memanfaatkan Microsoft 365 Archive untuk konten yang tidak aktif.
Microsoft Hadirkan Paket Education Baru
Bersamaan dengan perubahan tersebut, Microsoft memperkenalkan jajaran paket pendidikan baru, yaitu A0, A2, A3, A5, dan A7, dengan setiap paket memiliki edisi khusus mahasiswa dan staf pengajar, serta pilihan dengan atau tanpa Microsoft Teams.
Salah satu yang menarik adalah Microsoft 365 Education A0, dimana paket ini tersedia tanpa biaya tambahan bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan tertentu.
Paket A0 sendiri mencakup aplikasi Office desktop dan web, Minecraft Education, Microsoft Entra ID Free, serta akses ke Learning Zone. Namun, paket ini tidak menyertakan Exchange Online, SharePoint Online, maupun Teams.
Ada pula A7 yang menjadi penawaran tertinggi di jajaran baru, dimana paket ini membawa kemampuan AI, keamanan, identitas, tata kelola, dan manajemen perangkat yang lebih lengkap, termasuk Microsoft 365 Copilot, Microsoft Agent 365, dan Microsoft Entra Suite.
Perubahan Mulai Berlaku Bertahap
Nah Microsoft memastikan institusi pendidikan tetap mendapatkan lisensi, hak penggunaan, dan harga sesuai kontrak yang sedang berjalan hingga masa kontrak berakhir.
Sementara portofolio baru dan model penyimpanan baru akan diterapkan pada perpanjangan atau ekstensi kontrak pertama pada atau setelah 1 Januari 2028, tapi ada perubahan harga yang datang lebih awal, karena mulai 1 Mei 2027, Microsoft akan menerapkan harga yang konsisten pada seluruh Price Level untuk layanan online yang dibeli melalui program Academic Volume Licensing.
Dengan perubahan ini, sekolah dan universitas perlu mulai mengevaluasi penggunaan lisensi serta kebutuhan penyimpanan mereka, karena setelah jatah dasar 100TB dihapus, kapasitas cloud tidak lagi bisa dianggap sebagai fasilitas gratis yang otomatis tersedia bagi setiap institusi.
Nah jika kamu IT Administrator di lingkungan pendidikan, pengumuman ini wajib jadi perhatian guys, terutama jika kamu berlangganan Microsoft 365 Education.
Via : Microsoft
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Komentar