Microsoft Ubah Jadwal Update Edge, Kini Rilis Versi Baru Setiap Dua Minggu Sekali

Microsoft kembali melakukan perubahan cukup besar untuk browser Edge. Jika selama ini Microsoft Edge Stable mendapatkan update utama setiap empat minggu sekali, mulai Agustus 2026 nanti jadwal tersebut akan dipercepat menjadi setiap dua minggu sekali.

Baca Juga : Claude di Windows Diam-Diam Menghabiskan Hampir 2GB RAM

Nah perubahan ini akan mulai berlaku pada Microsoft Edge versi 152 yang mana dijadwalkan akan dirilis pada tanggal 27 Agustus 2026 mendatang.

Tapi kenapa update ini akan dirilis lebih cepat?, nah terkait hal tersebut, menurut Microsoft tujuan utama dari perubahan ini adalah agar update keamanan, peningkatan performa, perbaikan bug, dan fitur baru bisa dikirimkan ke pengguna dengan lebih cepat.

TONTON JUGA:

Baca Juga : Apple Hadirkan Fitur Baru di Safari, Organize Tabs Mirip di Edge

Selain itu, Microsoft juga mengklaim bahwa update yang lebih sering justru akan membuat ukuran update menjadi lebih kecil dan proses validasi menjadi lebih sederhana karena perubahan yang dikirimkan tidak terlalu besar dalam satu waktu.

Dengan kata lain, dibanding menunggu satu bulan untuk mendapatkan sekumpulan perubahan besar, pengguna akan menerima update yang lebih kecil namun lebih sering.

Akan Tersedia Untuk Semua Platform

Nah perubahan ini tentunya tidak hanya berlaku untuk Windows saja, karena Microsoft memastikan bahwa sikus rilis dua mingguan ini akan diterapkan juga untuk Microsoft Edge Stabil di macOS, Linux, Android dan iOS.

Jadi pengguna Egde di berbagai platform akan mendapatkan ritme update yang sama.

Tapi bagaimana dengan Extended Stable?

Nah bagi organisasi atau pengguna enterprise yang tidak ingin browser berubah terlalu cepat, Microsoft tetap mempertahankan kanal Extended Stable.

Berbeda dengan Stable yang nantinya mendapatkan update setiap dua minggu, Extended Stable tetap menggunakan siklus delapan minggu seperti sebelumnya.

Nah bagaimana menurutmu guys? Apakah update Edge setiap dua minggu sekali ini merupakan langkah yang tepat, atau justru browser sekarang sudah terlalu sering menerima update? Tulis pendapatmu di kolom komentar di bawah.

Via : Microsoft, Neowin


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation