Apple Hadirkan Fitur Baru di Safari, Organize Tabs Mirip di Edge

Dalam event WWDC 2026, Apple memperkenalkan sejumlah fitur baru untuk Safari yang ditenagai oleh Apple Intelligence. Dan yang menarik adalah kemampuan Safari untuk secara otomatis mengelompokkan tab berdasarkan topik tertentu.

Nah menurut Apple, fitur ini akan membantu pengguna mengelola banyak tab dengan lebih mudah karena Safari dapat mengorganisir halaman yang terbuka ke dalam kelompok yang relevan secara otomatis.

Tapi dalam kenyataannya, fitur tersebut sebenarnya bukanlah hal baru karena sebelum Apple mengumumkannya di WWDC 2026, Microsoft Edge sebenarnya sudah menghadirkan fitur serupa bernama Organize Tabs.

Nah fitur ini memungkinkan Edge menganalisis tab yang sedang terbuka, lalu secara otomatis mengelompokkannya berdasarkan topik yang sama lengkap dengan nama grup yang dibuat secara otomatis.

TONTON JUGA:

Di Edge, cara kerjanya juga sangat sederhana, yaitu cukup pilih Tab Actions > kemudian pilih Organize Tab, tunggu beberapa detik dan Edge akan otomatis mengelompokkan tab berdasarkan topik.

Safari Hadir dengan Versi yang Lebih Sederhana

Nah meskipun secara konsep itu sama, implementasi yang ditunjukkan Apple di WWDC terlihat masih cukup sederhana dibandingkan yang sudah tersedia di Microsoft Edge. Safari memang dapat mengelompokkan tab secara otomatis, namun sejauh yang diperlihatkan Apple, fitur tersebut belum menawarkan fleksibilitas seperti yang tersedia di Edge, seperti :

  • Penamaan grup yang lebih spesifik berdasarkan konteks.
  • Pengaturan warna grup yang lebih fleksibel.
  • Pemindahan tab antar grup dengan mudah.
  • Membuka seluruh grup ke jendela baru.
  • Pengelompokan yang lebih detail untuk topik yang masih berhubungan.

Dengan kata lain, Apple memang menghadirkan fitur yang menarik, namun implementasinya saat ini terlihat lebih mirip versi sederhana dari apa yang sudah lama tersedia di Microsoft Edge.

Jadi, apakah Apple menyalin fitur dari Microsoft Edge? Secara konsep, cukup sulit untuk menyangkal bahwa keduanya memiliki fungsi yang sangat mirip.

Namun yang lebih menarik justru bukan soal siapa yang pertama, melainkan bagaimana Apple berhasil membuat fitur yang sebenarnya sudah ada terasa seperti sesuatu yang benar-benar baru melalui presentasi dan pemasaran yang jauh lebih efektif.

Apalagi jika kita perhatikan, meskipun Edge sudah memiliki fitur tersebut, sayangnya Microsoft tidak memberikan pengumuman khusus seperti Apple, sehingga sorotan terkait fitur tersebut mungkin saat ini akan lebih mengarah ke Apple yang seolah terlihat canggih dimata para Apple Fan nya.

Tapi, bagaimana menurutmu guys? apakah fitur Organize Tabs milik Safari ini memang hanya “terinspirasi” dari Microsoft Edge, atau justru Apple berhasil membuat implementasi yang lebih menarik? Tulis pendapatmu di kolom komentar di bawah ya.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation