Mozilla Akhirnya Bawa Fitur “Shake to Summarize” ke Firefox Android

Mozilla tampaknya mulai serius menghadirkan fitur AI langsung ke browser mereka guys, karena kini fitur “Shake to Summarize” akhirnya resmi hadir di Firefox versi Android.

Sebelumnya, fitur ini pertama kali diperkenalkan untuk iOS pada September tahun lalu, dan sekarang pengguna Android akhirnya kebagian juga.

Apa Itu “Shake to Summarize”?

TONTON JUGA:

Nah buat kamu yang belum tahu, fitur ini memungkinkan pengguna membuat ringkasan halaman web hanya dengan menggoyangkan smartphone.

Jadi saat membuka artikel atau halaman web tertentu, pengguna cukup shake perangkat dan Firefox akan langsung membuat summary otomatis menggunakan AI. Menariknya lagi, AI tersebut juga bisa menyesuaikan jenis ringkasan berdasarkan kontennya.

Sebagai contoh, jika kamu membuka halaman resep masakan, AI akan fokus mengambil langkah memasak, dan jika membuka halaman olahraga, AI akan mengambil skor akhir pertandingan dan jika membuka artikel panjang, AI akan membuat poin penting secara singkat.

Secara umum, fitur ini akan sangat bermanfaat bagi kamu yang suka baca berita dan artikel dari smartphone, karena kamu bisa memanfaatkan AI untuk meringkas isi konten didalamnya.

Namun perlu diketahui bahwa fitur ini hanya bekerja pada halaman dengan jumlah kata kurang dari 5.000 kata, selain itu, pengguna juga bisa mengakses fitur tersebut lewat menu tiga titik > “Summarize Page”.

Android Pakai Cloud AI, iPhone Tetap On-Device

Nah ada yang cukup menarik nih dan menjadi pembeda antara iPhone dan Android, dimana di perangkat Android, proses ringkasan dilakukan melalui cloud AI milik Mozilla menggunakan model “Mistral-Small”. Hal ini kemungkinan karena sebagian besar hardware Android masih belum cukup kuat untuk menjalankan model AI summarization langsung di perangkat.

Sementara itu di iPhone 15 Pro ke atas dengan iOS 26, proses summarization dilakukan sepenuhnya secara on-device menggunakan Apple Intelligence, sehingga data tidak perlu dikirim keluar perangkat.

Bahasa Yang Masih Terbatas

Selain itu, untuk saat ini, versi Android masih hanya mendukung bahasa Inggris saja. Sedangkan di iOS, Mozilla sudah menambahkan dukungan beberapa bahasa baru seperti Jerman, Prancis, Spanyol, Portugis, Italia, dan Jepang.

Namun jangan khawatir karena Mozilla mengatakan dukungan bahasa tambahan untuk Android akan segera hadir, untuk dukungan bahasa Indonesia mungkin masih akan lama, tapi semoga saja bahasa utama kita juga bisa nanti hadir ya.

Nah bagaimana menurutmu guys? apakah fitur AI seperti ini justru membantu pengalaman browsing atau malah bikin browser makin berat? Komen dibawah guys.

Via : Mozilla


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation